Dapatkah iodofor digunakan enam bulan setelah tanggal kedaluwarsa?

Iodofor adalah salah satu disinfektan yang paling umum digunakan dalam praktik klinis. Ketika kadaluarsa, iodofor akan kehilangan efek antiseptiknya dan juga membiakkan bakteri, sehingga menggunakan iodofor yang sudah kadaluarsa untuk desinfeksi tidak hanya tidak akan memberikan efek antiseptik, tetapi juga memperparah infeksi. Penting untuk memeriksa tanggal pembuatan dan masa simpan iodophor saat menggunakan iodophor, karena iodophor yang sudah kadaluarsa tidak boleh digunakan. Selain itu, tanggal pembukaan botol iodofor harus dicatat saat menggunakan iodofor. Iodofor dapat digunakan untuk desinfeksi kulit, desinfeksi instrumen bedah, menyikat tangan pra-operasi, desinfeksi kulit pra-bedah, dan pembersihan pasien setelah trauma. Iodofor tidak mengandung alkohol dan tidak terlalu mengiritasi, sehingga dapat juga digunakan untuk desinfeksi selaput lendir dan pengobatan vaginitis. Selain itu, saat menggunakan iodofor untuk desinfeksi, penting untuk menghindari penggunaan antagonis merkuri merah pada saat yang sama untuk menghindari pengurangan efektivitas desinfeksi. Pasien yang alergi terhadap yodium tidak boleh menggunakan iodofor karena mengandung yodium untuk menghindari reaksi alergi dan pada kasus yang parah, syok anafilaksis yang dapat membahayakan nyawa pasien.