Pepatah yang mengatakan bahwa “semakin cepat menstruasi, semakin baik” tidak memiliki dasar ilmiah dan tidak baik atau buruk, tetapi hanya fenomena fisiologis. Ada banyak faktor yang terlibat dalam permulaan menstruasi, dan tidak benar bahwa lebih awal lebih baik. Awal atau terlambatnya menstruasi setelah melahirkan normal ditentukan oleh berbagai faktor, seperti kondisi fisik individu, tingkat endokrin, faktor lingkungan, menyusui atau tidak, dll. Menstruasi yang lebih awal tidak berarti tubuh pulih lebih baik, dan menstruasi yang lebih lambat tidak berarti tubuh lebih buruk daripada yang lain. Mengambil contoh menyusui, jika Anda menyusui setelah melahirkan, menstruasi Anda biasanya akan kembali normal setelah Anda berhenti menyusui karena laktogen akan menghambat ovulasi, sedangkan jika Anda tidak menyusui, Anda akan mengalami menstruasi yang sangat dini. Oleh karena itu, setiap kasus harus dianalisis berdasarkan kasus per kasus, dan para ibu tidak perlu terlalu khawatir tentang hal ini. Jika situasinya memungkinkan, para ibu harus berusaha sebaik mungkin untuk menyusui setelah melahirkan normal, karena ASI memainkan peran yang tak tergantikan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Para ibu harus memperhatikan suplemen nutrisi, stabilitas emosi dan kesehatan fisik untuk memastikan bahwa tubuh mereka pulih dengan cepat ke periode prenatal. Jika menstruasi belum juga kembali setelah menyusui, sebaiknya ibu pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan guna menentukan apakah diperlukan pengobatan.