Apa itu osteoartritis?

  1. Apa itu osteoartritis?   Osteoartritis disebabkan oleh degenerasi dan keausan tulang rawan sendi, dan merupakan penyakit sendi kronis yang ditandai oleh degenerasi dan kerusakan tulang rawan sendi dan osteofit. Osteoartritis dapat melibatkan semua sendi dalam tubuh, umumnya lutut, pinggul dan sendi penahan berat badan lainnya serta sendi tangan.  2. Mengapa saya terkena osteoartritis?   Ada dua jenis osteoartritis, primer dan sekunder: artritis primer tidak memiliki penyebab yang jelas dan mungkin merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor, seperti genetika, usia, obesitas, trauma sendi, atau penggunaan berlebihan. Osteoartritis sekunder disebabkan oleh trauma, peradangan, dll.  3. Apa saja gejala utama osteoartritis?   Pada tahap awal, nyeri sendi dapat terjadi setelah tingkat aktivitas yang tinggi atau jangka waktu yang lama, tetapi dapat berkurang setelah istirahat; kemudian ada kekakuan sendi yang disadari saat naik dan turun tangga; perkembangan selanjutnya, ada kekakuan sendi bahkan saat istirahat; pada kasus yang parah, ada kemerahan, bengkak, panas dan nyeri pada sendi, akumulasi cairan pada sendi dan bahkan deformasi sendi.  4. Bagaimana osteoartritis diobati?   Tidak ada pengobatan yang sangat efektif untuk osteoartritis. Tujuan pengobatan adalah untuk menghilangkan rasa nyeri, menghentikan dan menunda perkembangan penyakit dan melindungi fungsi sendi.  (1) Pengetahuan tentang osteoartritis (2) Kontrol berat badan (3) Olahraga ringan: Pasien harus menghindari membebani sendi yang terkena dampak secara berlebihan. Olahraga yang benar dapat meningkatkan kekuatan otot-otot di sekitar sendi untuk meningkatkan stabilitas sendi, mengurangi gejala yang menyakitkan, mempertahankan dan meningkatkan rentang gerak sendi, serta memfasilitasi pemulihan dan pengendalian penyakit.  (4) Fisioterapi: Terapi panas umumnya digunakan dan bermanfaat untuk osteoartritis.  (5) Obat-obatan: Obat-obatan oral termasuk obat pengendali gejala (misalnya obat antiinflamasi non-steroid), obat peningkat kondisi dan agen kondroprotektif (misalnya glukosamin, kondroitin sulfat, dll.), obat penghilang rasa sakit (misalnya tramadol, dll.); suntikan intra-artikular (misalnya natrium vitrate, dll.); obat topikal (misalnya capsaicin, dll.).  (6) Pembedahan: Pembedahan dapat dipertimbangkan apabila perawatan lain gagal meredakan gejala, dan pembedahan penggantian sendi buatan untuk pinggul dan lutut sangat efektif.  (1) Mengobati penyakit rematik secara membabi buta: Meskipun osteoartritis dan artritis reumatoid sama-sama menyakitkan, namun keduanya adalah dua penyakit yang sama sekali berbeda dan diobati secara berbeda pula, jadi, Anda tidak boleh sembarangan minum obat sebelum diagnosisnya jelas.  (2) Minum obat “pelunak taji” secara membabi buta: “Taji tulang” adalah manifestasi patologis osteoartritis, bukan akar penyebab penyakit, jadi minum obat “pelunak taji” secara membabi buta untuk menghilangkannya adalah ide yang bagus. Tidak disarankan untuk mengonsumsi obat untuk “melunakkan taji”, karena ini tidak akan menyelesaikan penyebab penyakit yang mendasarinya, dan juga tidak akan meringankan gejala utama.  (3) Pengurangan berat badan tidak dianggap penting: perubahan patologis pada osteoartritis, dalam istilah awam, cacat tulang rawan diikuti oleh tulang yang menggiling tulang. Obesitas meningkatkan beban gravitasi pada sendi pinggul dan lutut, yang mempercepat keausan.  (4) Berhenti berolahraga karena rasa sakit: Osteoartritis dapat menyebabkan rasa sakit, kadang-kadang bahkan rasa sakit yang parah, tetapi pasien harus tetap bersikeras untuk berolahraga ringan karena jika mereka tidak berolahraga, persendian akan menegang pada sudut tertentu, dan seiring waktu otot-otot akan berkontraksi dan rentang gerakan sendi akan menjadi lebih kecil; jika mereka tidak berolahraga, otot-otot yang relevan tidak akan distimulasi dan seiring waktu otot-otot akan berhenti tumbuh; jika mereka tidak berolahraga dalam waktu yang lama Jika tidak ada latihan untuk waktu yang lama, berbagai fungsi tubuh rentan terhadap patologi degeneratif, terutama untuk pasien paruh baya dan lanjut usia.