Apa saja prosedur fisioterapi dan tindakan pencegahannya?

  1 .Setiap orang yang membutuhkan fisioterapi harus mengisi formulir aplikasi perawatan oleh dokter, dan jenis perawatan serta jalannya perawatan akan ditentukan setelah pemeriksaan dan diagnosis oleh fisioterapis.  2 . Menerapkan sistem pengecekan dan prosedur operasi teknis secara ketat. Sebelum perawatan untuk menjelaskan tindakan pencegahan; perawatan dalam pengamatan yang cermat, kelainan yang ditemukan tepat waktu; perawatan setelah pencatatan yang cermat.  3 . Staf fisioterapi harus sering masuk ke bangsal untuk memahami kondisinya, mengamati efek pengobatan, memperkenalkan metode fisioterapi, dan memainkan peran fisioterapi dengan lebih baik. Untuk pasien rawat inap yang tidak dapat dipindahkan, konsultasi dan perawatan di samping tempat tidur dapat dilakukan.  4 . Setelah perawatan, ringkasan harus dibuat tepat waktu dan disimpan dalam rekam medis untuk referensi departemen klinis.  5 . Saat melakukan perawatan frekuensi tinggi, semua benda logam harus disingkirkan dari pasien dan isolasi tanah dari pasien harus diperhatikan. Pasien dan operator tidak boleh bersentuhan dengan dinding bata, pipa air, atau lantai basah saat melakukan perawatan. Semua mesin pada frekuensi tinggi harus menghindari kontak dengan lantai. Peralatan perawatan tingkat UHF, sebelum elektroterapi, harus memeriksa apakah kontak kawat sempurna, tiang pelat tidak memiliki retakan, patah, jika tidak, tidak dapat digunakan. Metode monopolar penonaktifan gelombang ultra-pendek yang besar. Pada akhir shift, semua peralatan fisioterapi diputus dari catu daya. Pasien tidak diperbolehkan menyentuh mesin selama perawatan.  6, perawatan peralatan terapi fisik, periksa sebelum digunakan, bersihkan setelah digunakan, inspeksi dan pemeliharaan rutin. Untuk menghindari kerusakan pada tabung elektronik dan lampu UV akibat getaran. Mesin fisioterapi harus diberi jeda beberapa menit setelah setiap perawatan.