Ada banyak pasien yang, hanya karena intubasi anestesi atau trakeotomi, mengalami stenosis trakea yang tidak dapat disembuhkan segera setelahnya! Pasien-pasien tersebut termasuk dalam kategori stenosis trakea parut jinak. Ada empat penyebab umum stenosis trakea bekas luka jinak: 1) stenosis bekas luka akibat tuberkulosis endotrakeal dan faktor infeksi lainnya; 2) stenosis bekas luka yang diinduksi secara medis setelah trakeotomi atau intubasi trakea; 3) stenosis anastomosis setelah pembedahan trakea; 4) stenosis trakea setelah trauma. Stenosis trakea jinak, jika tidak ditangani dengan baik, dapat memperparah jaringan parut dan menyebabkan konsekuensi yang serius!