Diet uremia, perhatikan air tambahan, diet ringan, gizi seimbang, bisa jadi tepat untuk meningkatkan beberapa makanan yang mengandung protein dan kalium berkualitas tinggi. 1. Air tambahan: pengeluaran urin harian uremia sangat besar, perlu mengisi kembali air tubuh secara tepat waktu, harus didasarkan pada perubahan volume urin untuk mengukur keluar masuk, sejauh mungkin masuk dan keluar seimbang. 2. Makan makanan ringan: hindari makanan pedas dan merangsang serta makanan berminyak, hindari kopi, minuman dan minuman lainnya. 3. Keseimbangan gizi: semua jenis makanan dapat dimakan dalam jumlah sedang, seperti daging, telur, produk susu, kacang-kacangan, sayuran segar dan buah-buahan, dll., Untuk memastikan bahwa tubuh mendapatkan nutrisi yang seimbang, Anda dapat makan lebih banyak protein berkualitas tinggi, seperti susu, telur, ikan, unggas, dan sebagainya. 4. Makanan yang mengandung kalium: Uremia dengan mudah menyebabkan hilangnya ion kalium, menyebabkan hipokalaemia, jadi perhatian harus diberikan pada suplementasi kalium, Anda dapat makan lebih banyak makanan yang mengandung kalium, seperti daging tanpa lemak, belut, pisang, dan sebagainya. Selain perhatian pada pola makan, pasien dengan sindrom uremik harus secara aktif mencari pertolongan medis, di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan pengobatan standar.