Jika Anda hamil anak ketiga pada usia 37 tahun, tes DNA non-invasif direkomendasikan, yang mudah dan aman dilakukan, dan hasilnya relatif akurat.
Pada usia 37 tahun, wanita hamil sudah berada pada usia lanjut, dan risiko malformasi janin serta kelainan kromosom lebih tinggi daripada wanita hamil yang lebih muda. Tes skrining rutin seperti Downscreening lebih cocok untuk wanita hamil yang berusia di bawah 35 tahun, oleh karena itu, tes DNA non-invasif diperlukan.
Keuntungan dari DNA non-invasif adalah non-invasif, dengan sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi, dan pada saat yang sama, tidak meningkatkan angka kehilangan janin. Jika terjadi kelainan, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut seperti amniosentesis dan kordosentesis.
Wanita hamil pada usia 37 tahun disarankan untuk menjalani pemeriksaan kandungan secara teratur, dan secara aktif menjalani tes skrining prenatal seperti DNA non-invasif, dan jika terdeteksi adanya kelainan, perawatan dan terapi lebih lanjut harus dilakukan di bawah bimbingan dokter.