Rehabilitasi spondilosis serviks simpatik

Metode rehabilitasi untuk spondilosis serviks simpatik meliputi istirahat yang tepat, latihan rehabilitasi, terapi bantuan fisik, dan olahraga di luar ruangan.
1. Istirahat yang tepat: pasien harus menghindari kerja berlebihan dan memperbaiki kebiasaan buruk. Misalnya, hindari duduk dan berdiri dalam waktu lama, serta menundukkan kepala dalam waktu lama, perhatikan interval istirahat, gerakan bahu dan leher yang tepat, dan hindari mempertahankan postur leher yang tertekuk dalam waktu lama.
2. Latihan rehabilitasi: tulang belakang leher dan otot leher dan bahu dapat dilakukan untuk memperkuat kekuatan otot, meningkatkan kelengkungan fisiologis normal tulang belakang leher, dan meningkatkan stabilitas struktur biomekanik tulang belakang leher. Cara spesifiknya adalah dengan meletakkan kedua tangan pada otot tulang belakang leher bagian belakang. Setelah 15-20 detik konfrontasi, rileks selama 2-5 detik. Ulangi operasi di atas. Berolahragalah selama 15-20 menit setiap kali, 2-4 kali sehari.
3. Terapi bantuan fisik: posisi duduk atau terlentang bantal dan traksi set rahang dapat digunakan, umumnya dalam 5-6 kg, tidak boleh terlalu berat. Waktu traksi umumnya 15-25 menit, dua kali sehari, 20-30 kali untuk satu kali pengobatan. Traksi dapat mengurangi kompresi dan stimulasi diskus intervertebralis dan serabut saraf simpatis sendi pengait, yang kondusif untuk pemulihan fungsional.
4. Olahraga di luar ruangan: seperti berenang, terbang layang-layang, dan sebagainya. Ini dapat memperbaiki gejala iritasi saraf simpatis yang disebabkan oleh herniasi diskus serviks.
Dianjurkan agar pasien berolahraga di bawah bimbingan dokter, dan tidak membabi buta beroperasi sendiri, agar tidak menyebabkan kejengkelan cedera pada organisme karena cara yang tidak tepat.