Dapatkah virus corona baru ditularkan melalui darah dari luka?

Tidak ada bukti penularan neocoronavirus dari darah ke darah melalui luka, tetapi berdasarkan prinsip tindakan pencegahan standar, pasien pneumonia neocoronavirus yang mengeluarkan darah dari luka juga harus dianggap berisiko tertular, dan tindakan pencegahan harus ditingkatkan. Cara utama penularan pneumonia neocoronavirus adalah penularan melalui percikan air liur (droplet), kontak, dan aerosol. Air liur dapat mengandung virus corona baru, terutama saat batuk dan berbicara, dan partikel tetesan seperti air liur dapat menyebabkan penularan, tetapi tidak ada bukti yang meyakinkan tentang penularan melalui darah, dan pengamatan lebih lanjut diperlukan. Namun, berdasarkan persyaratan pengendalian infeksi, penyakit menular seperti novel coronavirus pneumonia harus dianggap berpotensi menular melalui darah. Oleh karena itu, pasien dengan pneumonia virus corona baru harus menghindari kontak langsung dengan luka berdarah, dan harus mengambil tindakan yang tepat seperti memakai masker dan sarung tangan untuk mencegah penyebaran penyakit. Tips: Istilah “pneumonia virus corona baru” dan “pneumonia virus corona baru” yang disebutkan dalam artikel ini telah diubah namanya menjadi “infeksi virus corona baru” pada tanggal 26 Desember 2022, seperti yang diumumkan oleh Komisi Kesehatan Nasional.