Apa itu lupus eritematosus?

  Karena kulit adalah organ yang paling umum terlibat dalam lupus, maka dinamakan lupus kulit, tetapi pada kenyataannya, lupus adalah penyakit multi-sistem, multi-organ, dan ketika banyak organ yang terpengaruh, maka disebut “lupus eritematosus sistemik”, atau disingkat “SLE”, dan merupakan Penyakit autoimun yang khas. Kasus pertama SLE di Tiongkok didiagnosis pada tahun 1957 di Rumah Sakit Guangci, pendahulu Rumah Sakit Ruijin, dan karena kurangnya kesadaran akan penyakit ini, lebih dari separuh pasien memiliki masa kelangsungan hidup kurang dari lima tahun, dan oleh karena itu disebut “penyakit yang tidak dapat disembuhkan”. Faktanya, sebagian besar SLE dapat dikontrol secara ideal dengan pengobatan yang tepat, pengobatan individual, dan tanpa agresi atau hal negatif.  Pasien dengan lupus eritematosus harus memperhatikan hal-hal berikut ini dalam kehidupan sehari-hari dan pengobatan mereka Memahami bahwa penyakit ini merupakan proses jangka panjang, dan percaya bahwa dengan perkembangan ilmu kedokteran, penyakit ini akan lebih terkontrol.  2. Glukokortikoid masih merupakan obat pilihan untuk pengobatan penyakit dan tidak mahal. Jangan takut akan efek sampingnya atau bergantung padanya sebagai suatu keharusan, karena takut kambuh dan rebound. Minumlah secara wajar di bawah bimbingan dokter Anda dan jangan menambah, mengurangi atau menghentikan obat tanpa izin. Walaupun obat ini perlu dikonsumsi secara terus-menerus selama bertahun-tahun, atau bahkan seumur hidup pada sebagian pasien, namun bukan tidak mungkin untuk berhenti menggunakannya.  3. Dianjurkan untuk memilih diet tinggi protein, vitamin, rendah garam dan lemak, dan menghindari atau meminimalkan makanan panas seperti daging kambing dan daging anjing, dan makanan dengan kemampuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh seperti jamur, jamur dan jamur lainnya dan obat-obatan seperti “platinum otak”, dll. Hindari menggunakan obat dan makanan fotosensitif (seperti seledri dan sayuran ringan).  4. Sinar matahari dapat memicu atau memperparah penyakit ini, jadi pakailah topi bertepi lebar atau payung, atasan lengan panjang dan celana panjang saat Anda keluar rumah.  5.Hiduplah secara teratur, pastikan tidur yang cukup, hindari ketegangan dan perhatikan perlindungan terhadap dingin dan kehangatan.  6. Hubungan seksual dimungkinkan; pasien wanita dapat hamil selama periode stabil penyakit, dan yang terbaik adalah merencanakan kehamilan di bawah bimbingan dokter. Setelah hamil, beritahukan kepada dokter yang merawat sesegera mungkin untuk mencegah kambuhnya penyakit.  7. Kunjungan tindak lanjut rawat jalan secara teratur harus dilakukan untuk mengevaluasi kondisi setiap organ dan menyesuaikan rencana pengobatan di bawah bimbingan dokter.