Pertumbuhan dan penebalan tungkai yang berlebihan adalah salah satu manifestasi klinis fistula arteriovenosa kongenital, yang disebabkan oleh perkembangan abnormal primordium embrio selama evolusinya, yang mengakibatkan lalu lintas abnormal antara arteri dan vena. Diagnosis biasanya tidak sulit berdasarkan riwayat dan pemeriksaan fisik. Fistula arteriovenosa kongenital berhubungan dengan varises. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kemungkinan fistula arteriovenosa kongenital pada orang muda atau anak-anak ketika varises ditemukan tanpa penyebab yang jelas, terutama jika ditemukan secara unilateral atau di area yang tidak umum. Diagnosis akan semakin diragukan jika pasien ditemukan memiliki tungkai yang tumbuh, menebal, berbulu dan cenderung berkeringat. Apa saja pertimbangan dietnya? Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan diuretik; makanan yang memperkuat jantung; makanan yang rendah garam; makanan yang dingin; dan makanan yang tinggi gula. Makanan yang harus dimakan Lobak: memiliki efek diuretik yang baik dan dapat meningkatkan preload untuk meningkatkan kekuatan otot jantung. 250g dimakan dalam rebusan dengan iga babi. Labu pahit: memiliki efek menurunkan kadar lemak darah dan dapat meningkatkan fungsi dinding pembuluh darah. Melon musim dingin: memiliki efek diuretik yang baik, dapat mengurangi beban kerja jantung dan meningkatkan fungsi otot jantung. Hindari makanan Es gula: tinggi gula dan gula rafinasi, yang dapat menyebabkan penebalan darah sementara dan dapat menyebabkan pembentukan trombosis fistula vena. Beralihlah ke makanan atau teh rendah gula. Kepiting: terlalu dingin dan dapat menyebabkan peningkatan kekentalan darah, yang dapat menyebabkan trombosis. Beralihlah ke makanan hangat.