Bayi tentu saja bisa makan rumput laut. Rumput laut mengandung banyak zat besi, seng, yodium, dan nutrisi lainnya dan dapat dimakan oleh anak-anak di atas usia tujuh bulan, tetapi tidak berlebihan. Jika Anda makan terlalu banyak, bayi Anda mungkin kurang tertarik pada makanan lain dan itu akan memengaruhi penyerapan nutrisi lain oleh bayi Anda. Rumput laut kaya akan vitamin dan mineral, terutama vitamin B, A, C dan E. Mengandung jumlah protein yang hampir sama dengan kedelai, lebih dari enam kali lipat dari beras, sembilan kali lebih banyak riboflavin daripada jamur shiitake, dan juga mengandung kolin dan karoten. Rumput laut memiliki berbagai efek seperti membersihkan panas dan diuretik, menguatkan ginjal dan menyehatkan jantung, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan metabolisme manusia. Rumput laut juga kaya akan asam lemak tak jenuh, yang mencegah tubuh dari penuaan, dan mengandung kadar taurin yang tinggi, yang menurunkan kolesterol berbahaya dan melindungi jantung. Serat makanan dalam rumput laut dapat menjaga saluran usus tetap sehat dan membuang beberapa zat kanker dari tubuh, yang sangat bermanfaat dalam mencegah kanker kolorektal. Selain itu, rumput laut mengandung polisakarida, yang dapat menghambat kanker, dan kaya akan kolin, yang dapat meningkatkan daya ingat bila dimakan secara teratur.