Bau tinja yang menyengat dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat, ketidakseimbangan flora usus, kanker usus besar, dan faktor lainnya. 1. Pola makan yang tidak tepat: ketika protein masuk ke dalam usus, protein dapat terurai dan menghasilkan amonia, hidrogen sulfida, dan zat lainnya, yang mungkin memiliki bau tertentu. Jika proporsi makanan dengan kandungan protein tinggi dalam makanan sehari-hari cukup besar, hal ini dapat menyebabkan konsentrasi produk penguraian protein dalam tinja meningkat, sehingga menyebabkan bau yang menyengat pada tinja. 2. Ketidakseimbangan flora usus: Flora dalam usus dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu, bakteri menguntungkan, bakteri berbahaya, dan bakteri simbiotik. Ketika jumlah bakteri berbahaya meningkat, mereka dapat menguraikan isi usus dan menghasilkan beberapa zat yang berbau, jika zat-zat ini dibuang bersama tinja, bau tinja yang menyengat dapat terjadi. 3. Kanker usus besar: kanker usus besar adalah sejenis tumor ganas yang terjadi di usus besar, dengan pertumbuhan tumor, di satu sisi dapat membuat lumen usus menyempit, mengakibatkan isi usus tinggal di saluran usus untuk waktu yang lama; di sisi lain, jaringan tumor dapat mengalami nekrosis, dan jaringan nekrosis dapat menghasilkan zat yang berbau busuk. Di sisi lain, jaringan tumor dapat menjadi nekrotik, dan jaringan nekrotik dapat menghasilkan zat yang berbau, oleh karena itu, bau tinja yang menyengat juga dapat disebabkan oleh kanker usus besar. Bila Anda memiliki tinja yang berbau menyengat, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan memperbaiki tinja rutin, kultur tinja, kolonoskopi dan pemeriksaan lainnya di bawah bimbingan dokter, sehingga dapat mengklarifikasi penyebab penyakit, dan mengikuti petunjuk dokter untuk mengobati penyakit.