Couet di Prancis telah menciptakan “terapi referensi diri”. Beliau sering menyarankan pasiennya untuk mengatakan kepada diri mereka sendiri: “Saya menjadi lebih baik setiap hari dalam segala hal”. Beliau percaya bahwa nasihat tersebut, meskipun bukan obat yang nyata, dapat memobilisasi faktor internal pasien dan membantunya mengambil inisiatif dan membangun kepercayaan diri serta suasana hati yang baik untuk mengatasi penyakitnya, sehingga membantu menstabilkan kondisi pasien dan mengurangi gejalanya. Bagi pasien dengan GERD, timbulnya penyakit ini berkaitan erat dengan pola makan dan emosi, dan mudah dipicu oleh kehidupan, dan mungkin memerlukan pengobatan jangka panjang atau pembedahan bila dikombinasikan dengan lesi organik. Hal ini menyebabkan beberapa pasien menjadi gugup dan cemas, selalu bertanya dengan gugup: Dokter, apakah saya sangat sakit? Apakah tidak dapat disembuhkan? Apakah akan berkembang menjadi kanker? Akibatnya, emosi semacam ini secara serius memengaruhi kualitas hidup mereka, memperlambat pemulihan, dan membawa masalah negatif bagi orang-orang di sekitar mereka. Pasien-pasien ini mungkin ingin mencoba “terapi rujukan mandiri” untuk membangun kepercayaan diri dan kondisi pikiran yang baik untuk mengatasi penyakit dan meningkatkan stabilitas dan pemulihan.