Sayuran apa yang tidak cocok untuk spondilosis serviks

Tidak ada makanan khusus yang tidak boleh dimakan oleh pasien spondilosis serviks. Namun, Anda tidak boleh makan terlalu banyak makanan pedas dan merangsang, makanan berlemak tinggi dan berkolesterol tinggi, serta alkohol dan minuman beralkohol tidak dianjurkan. Anda bisa makan lebih banyak makanan yang kaya protein dan vitamin.
1. Makanan pedas dan merangsang: Makanan pedas dan merangsang dapat menyebabkan kejang otot leher dan pembuluh darah pasien, yang dapat memperburuk spondilosis serviks dan menghambat pemulihan normal spondilosis serviks.
2. Makanan tinggi lemak dan kolesterol: Makanan tinggi lemak dan kolesterol dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, memicu arteri vertebralis dan whiplash lainnya. Selain itu, makanan berkolesterol tinggi juga akan menyebabkan penambahan berat badan, menyebabkan tekanan pada leher dan memperparah kondisi tersebut.
3. Alkohol dan minuman beralkohol: Alkohol dapat memicu kejang otot di leher, yang tidak kondusif untuk pemulihan spondilosis serviks. Metabolit alkohol, etanol, tidak hanya menyebabkan sekresi mediator saraf vaskular seperti adrenalin, tetapi juga dapat memperburuk oedema akar saraf, sehingga memperburuk kondisi pasien dengan spondilosis serviks.
Pasien dengan spondilosis serviks disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan seperti stimulasi pedas, tinggi lemak dan kolesterol tinggi, anggur dan minuman beralkohol, dll. Mereka dapat mengonsumsi lebih banyak makanan kaya protein seperti daging tanpa lemak, susu, telur, dll., serta makanan kaya vitamin seperti apel, sawi putih, jeruk, dan paprika kesemek. Persyaratan diet khusus harus dilaksanakan di bawah bimbingan dokter dan sesuai dengan saran medis.