Mengenali sindrom pelampiasan femoroacetabular dan menunda penggantian pinggul

Nyeri pinggul paling sering terlihat pada orang tua dan terutama disebabkan oleh perubahan degeneratif pada tulang rawan artikular sebagai akibat dari pembebanan aksial yang berlebihan pada sendi pinggul selama puluhan tahun. Namun, ada beberapa pasien muda dan paruh baya, terutama mereka yang berolahraga secara teratur, yang juga menderita nyeri pinggul kronis, suatu kondisi yang sulit untuk dijelaskan dengan menggunakan patogenesis yang dijelaskan di atas. Saat ini, sekitar 20-30% pasien yang terpaksa menjalani penggantian sendi akibat osteoartritis sendi panggul disebabkan oleh displasia pinggul dan sindrom pelampiasan pinggul (FAI), yang dapat ditunda atau bahkan dihindari melalui diagnosis dan pengobatan dini. Selain itu, karena usia pasien yang masih muda, durasi onset yang singkat, lokasi lesi yang spesifik dan fakta bahwa lesi terutama melibatkan jaringan tulang rawan, sulit untuk mendeteksi keberadaan lesi dengan pemeriksaan sinar-X biasa. FAI mengacu pada kelainan anatomis tulang paha dan acetabulum, di mana terjadi tumbukan abnormal antara tulang paha proksimal dengan pelek acetabular selama gerakan pinggul, yang mengakibatkan kerusakan pada labrum glenoid acetabular dan tulang rawan acetabular yang berdekatan, sehingga menimbulkan gejala-gejala seperti nyeri pinggul dan pada akhirnya merusak labrum glenoid acetabular dan tulang rawan artikular, yang kemudian mengarah pada artritis degeneratif. Ini adalah penyebab utama osteoartritis pinggul pada pasien muda. Karena pelampiasan terjadi pada fleksi pinggul dan terutama di bagian anterior sendi pinggul, rasa sakit sering dialami di area selangkangan, terutama saat berjongkok dengan kedua kaki menyatu. Oleh karena itu, jika seorang anak muda mengalami nyeri pangkal paha dengan sendi yang meletus atau timbulnya gejala yang saling mengunci secara tiba-tiba, atau nyeri pinggul setelah beraktivitas atau berjalan jauh, tes pelampiasan pinggul anterior dan tes pencitraan lainnya harus dilakukan sesegera mungkin. Setelah displasia pinggul atau FAI didiagnosis, perawatan bedah dini dapat menunda perkembangan osteoartritis sendi panggul dan dengan demikian menunda penggantian pinggul selama 10 hingga 20 tahun atau bahkan lebih lama lagi.