Pembedahan invasif minimal tidak diperlukan untuk mengobati bahu beku

  Bahu beku adalah penyakit yang disebabkan oleh degenerasi dan cedera akut atau kronis pada tendon, ligamen, selubung tendon, bursae, dan jaringan lunak lainnya di dalam dan di sekitar sendi bahu, dikombinasikan dengan peradangan aseptik terlokalisasi yang disebabkan oleh angin, dingin, dan lembab, yang mengakibatkan rasa sakit dan disfungsi pada bahu. Penyakit ini juga dikenal dalam pengobatan Tiongkok sebagai “Lima Puluh Bahu”, “Bahu Beku”, “Angin Bahu Bocor” dan “Kelumpuhan Bahu”. Penyakit ini lebih sering terjadi pada pekerja manual dan sedikit lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Banyak dokter Barat saat ini percaya bahwa bahu beku memerlukan pembedahan invasif minimal untuk memperbaiki kerusakan pada sendi bahu. Namun demikian, secara historis, pengobatan bahu beku tidak memerlukan intervensi bedah. Penyakit ini dapat disembuhkan sepenuhnya melalui pengobatan Tiongkok.  Trauma tidak diragukan lagi merupakan faktor penting dalam perkembangan bahu beku. Trauma yang serius, seperti dislokasi bahu, robekan ligamen, atau patah tulang bahu, dapat membuat sendi bahu dalam keadaan rem untuk waktu yang lama, diikuti oleh proliferasi jaringan fibrosa dan adhesi, yang dapat membatasi pergerakan bahu. Oleh karena itu, trauma dapat dengan mudah menyebabkan Bahu Beku.  2. Hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan frozen shoulder Frozen shoulder memiliki insiden tertinggi pada kelompok usia 40-60 tahun. Sebaliknya, kelompok usia yang lebih muda lebih rentan terhadap timbulnya bahu beku karena cedera pasca-trauma, lesi jaringan lunak dan degenerasi tulang pada orang tua. Pada pria, timbulnya bahu beku disebabkan oleh beban yang besar pada bahu dan jangka waktu yang lama; pada wanita, hal ini disebabkan oleh kehamilan dan penurunan sekresi estrogen, yang menyebabkan kelemahan beberapa ligamen pada sendi bahu dan pengendapan ion kalsium.  3. Hubungan antara iklim dan bahu beku. Kelembaban dan dingin dapat menyebabkan atau memicu bahu beku, dan banyak pasien yang sensitif terhadap perubahan iklim dan memiliki perasaan “barometer”.  4. Hubungan antara postur dan postur kerja dan bahu beku Pekerjaan yang berbeda sering kali menempatkan bahu pada posisi dan postur kerja yang berbeda. Hal ini dapat menyebabkan perkembangan bahu beku. Pekerja manual yang berat, karena bahu kelebihan beban untuk jangka waktu yang lama dan menyebabkan perubahan yang sesuai. Postur kerja, seperti ambulasi berkepanjangan dan pengangkatan serta abduksi anggota tubuh bagian atas yang berkepanjangan, dapat menyebabkan ketegangan pada tulang dan sendi serta jaringan lunaknya dan menyebabkan bahu beku. Selain itu, orang yang bekerja di lingkungan yang dingin dan lembab untuk jangka waktu yang lama juga sangat rentan terhadap bahu beku.  5. Hubungan antara degenerasi bahu dan bahu beku Degenerasi bahu meliputi degenerasi sendi bahu, degenerasi jaringan lunak bahu dan degenerasi struktur tulang bahu. Perubahan patologis degeneratif ini adalah dasar untuk pengembangan bahu beku.  Penyakit ini disebabkan oleh defisiensi Qi dan darah, atau defisiensi hati dan ginjal, dan angin, dingin dan lembab menyerang dan memblokir meridian. Perawatan ini didasarkan pada gejala dan akar penyebab penyakit, dengan penggunaan obat tradisional Tiongkok untuk menghalau angin dan dingin, mengatur Qi dan darah, serta menyehatkan hati dan ginjal, dilengkapi dengan salep eksternal dan rehabilitasi tendon.  Catatan: Pasien dengan bahu beku perlu mencari perawatan medis tepat waktu. Pasien sering berpikir bahwa mereka akan membaik setelah beberapa saat dan menunda pengobatan, yang menyebabkan penyakit semakin parah secara bertahap dan memperpanjang proses pengobatan.  Latihan sendi bahu adalah cara yang efektif untuk mencegah dan mengobati bahu beku. Memperkuat otot-otot sendi bahu dapat mencegah dan menunda timbulnya dan perkembangan bahu beku. Menurut sebuah survei, orang dengan otot dan kekuatan bahu yang berkembang memiliki peluang yang jauh lebih rendah untuk mengalami serangan bahu beku, jadi melatih ligamen dan otot di sekitar sendi bahu penting untuk perawatan dan pemulihan bahu beku.  2. Hindari angin dan dingin Dingin sering kali menjadi faktor pemicu bahu beku, jadi untuk mencegah bahu beku, orang paruh baya dan lanjut usia harus memperhatikan agar bahu mereka tetap hangat dan dingin. Setelah Anda terserang flu, Anda harus segera mengobatinya dan menghindari penundaan pengobatan. Jangan meniup pada sendi bahu.  3. Mencegah ketegangan dan cedera Jika Anda telah bekerja dalam waktu yang lama atau dalam posisi tertentu untuk waktu yang lama, ketegangan dan cedera pada tulang dan persendian serta jaringan lunaknya adalah penyebab umum bahu beku. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan postur tubuh Anda dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari agar benar dan terhindar dari ketegangan.