Perbedaan antara jaring titanium dan bahan intip untuk perbaikan tengkorak?

Perbaikan tengkorak tidak hanya merupakan lapisan pelindung untuk jaringan lunak otak, tetapi juga merupakan jaminan penting untuk mempertahankan estetika kepala. Penting untuk melakukan perbaikan tengkorak sedini mungkin jika terjadi cacat tengkorak. Bagaimana cara memilih bahan untuk perbaikan tengkorak? Bahan sangat penting dalam hal operasi perbaikan tengkorak. Bahan yang baik tidak hanya akan meningkatkan tingkat keberhasilan operasi. Bahan yang baik juga dapat mengurangi kemungkinan komplikasi pasca operasi. Ada bahan titanium mesh dan peek untuk perbaikan tengkorak, apa perbedaan di antara keduanya? Seiring dengan kemajuan medis yang telah dicapai, semakin banyak bahan perbaikan tengkorak yang tersedia untuk digunakan. Plexiglass, apatit ringan dan semen kalsium fosfat, yang pernah digunakan secara klinis, telah ditarik dari dunia medis karena hasil klinisnya yang buruk. Bahan yang umum digunakan untuk perbaikan tengkorak saat ini adalah titanium mesh, yang juga telah digunakan sejak lama dan merupakan bahan yang berkualitas baik. Namun, sifat logam dari titanium mesh sering kali menimbulkan konsekuensi bagi pasien, seperti sensitivitas terhadap dingin dan panas, dan gambar CT yang salah. Berkat upaya para peneliti medis, jenis baru dari bahan prostetik tengkorak sedang digunakan secara klinis: MENGINTIP. Bahan ini dikenal sebagai polieter eter keton, biomaterial polimer yang sangat dekat dengan tulang tengkorak manusia dalam hal elastisitas, perpindahan panas, kekakuan dan stabilitas, dan bentuk tiga dimensi dari pelat tulang PEEK memungkinkannya untuk masuk dengan sempurna ke dalam struktur tengkorak tanpa mengkhawatirkan presisi atau estetika. Sejumlah kasus klinis telah menunjukkan bahwa saat ini tidak ada ketidaknyamanan atau komplikasi yang terkait dengan bahan perbaikan tulang tengkorak PEEK, sehingga PEEK menjadi pilihan yang lebih baik untuk perbaikan tulang tengkorak. Inilah sebabnya mengapa perbaikan tulang tengkorak harus dilakukan segera setelah terjadi cacat tengkorak. Tentu saja, bahan yang digunakan untuk perbaikan tulang tengkorak adalah penting. Penggunaan bahan perbaikan tengkorak telah berubah selama bertahun-tahun. Plexiglass dan semen tulang kini telah dihilangkan dari pendekatan bedah cacat tengkorak. Dua jenis utama bahan perbaikan tengkorak yang digunakan pada cacat tengkorak saat ini adalah titanium mesh dan polimer polieter eter keton, yang merupakan bahan perbaikan tengkorak utama. Jadi, apa perbedaan antara kedua bahan ini? Keunggulan polietereterketon adalah: Pertama, elastisitas, kekerasan, dan konduktivitas termal mirip dengan tulang tengkorak; kedua, histokompatibilitasnya bagus; ketiga, tidak ada bayangan mikro pada sinar-X dan MRI, yang tidak mempengaruhi MRI dan CT. tetapi kerugiannya adalah harganya yang relatif mahal. Keuntungan dari paduan titanium adalah harganya yang relatif murah, tetapi kerugiannya adalah: i) penolakan kronis; ii) konduktivitas termal; iii) bayangan mikro setelah MRI, yang memengaruhi pengamatan terperinci.