Juga dikenal sebagai artritis “aus dan robek” atau penyakit sendi degeneratif.
Ciri utama: nyeri, deformitas dan kekakuan sendi
Prevalensi: Sebagian besar orang yang berusia di atas 60 tahun mengalami osteoartritis, tetapi juga terjadi pada orang berusia 20-an dan 30-an tahun.
Apa saja lokasi umum osteoartritis?
Persendian yang paling umum terkena osteoartritis adalah persendian yang menahan beban, seperti lutut, pinggul dan tulang belakang.
Sendi lainnya: seperti siku, pergelangan tangan dan pergelangan kaki, paling sering disebabkan oleh trauma.
Bagaimana osteoartritis berkembang?
1. Kelebihan beban sendi, misalnya orang gemuk, pekerja berat, dll.
2. Trauma, termasuk kerusakan tulang rawan, juga dikenal sebagai “artritis traumatis”.
3. Faktor genetik juga berperan.
Apa saja gejala osteoartritis?
Gejala osteoartritis berkembang secara perlahan-lahan. Jika Anda tidak aktif untuk waktu yang lama, Anda mungkin mengalami nyeri atau sakit sesekali dengan gerakan. Kekakuan dan kelemahan juga bisa terjadi apabila terpengaruh.
Apa saja obat yang digunakan untuk mengobati osteoartritis?
Ketika osteoartritis kambuh, banyak pasien yang merasa lega dari rasa sakit dengan obat anti-inflamasi dan analgesik yang dijual bebas. Namun demikian, obat penghilang rasa sakit oral ini memiliki banyak efek samping dan tidak boleh digunakan oleh orang lanjut usia untuk jangka waktu yang lama.
Krim pereda nyeri topikal untuk area yang nyeri juga bisa sangat membantu. Alat ini mudah digunakan, ditargetkan ke area yang nyeri dan lebih cocok untuk meredakan nyeri lokal.
Apa saja perawatan non-farmakologis untuk osteoartritis?
1. Perlindungan penjepit.
2.Terapi injeksi rongga sendi (termasuk hormon dan pelumas rongga sendi, dll.)
3.Terapi latihan: latihan paha depan.
4.Fisioterapi: gelombang ultrashort, frekuensi menengah, terapi magnet, dll.
5.Terapi gelombang kejut: cocok untuk pasien yang tidak bisa atau tidak ingin diobati dengan suntikan, seminggu sekali selama tiga sampai empat minggu.
Pencegahan osteoartritis?
1.Mengurangi berat badan
2.Hindari cedera
3.Berolahraga secukupnya