Kista kelenjar Bartholin secara medis dikenal sebagai kista kelenjar vestibular. Kista kelenjar vestibular tidak kambuh tanpa sebab, dan kekambuhannya dapat disebabkan oleh vestibulitis, cedera, dan faktor bawaan. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebabnya dan mengobatinya di bawah bimbingan dokter.
1. Adenitis vestibularis: Jika pasien menderita adenitis vestibularis, maka akan menyebabkan penyempitan saluran, dan saluran akan tersumbat setelah abses mereda, dan nanah akan terserap dan digantikan oleh lendir, yang akan mengakibatkan terbentuknya kista vestibular, dan jika adenitis vestibularis kambuh kembali, maka akan mengakibatkan kambuhnya kista vestibular.
2. Cedera: Kambuhnya kista vestibular dapat disebabkan oleh cedera, jaringan parut yang terbentuk setelah cedera vagina dan perineum saat melahirkan dapat menghalangi pembukaan saluran kelenjar, termasuk terputusnya saluran kelenjar saat sunat perineum, yang dapat menyebabkan cairan dalam kelenjar tidak dapat keluar, dan setelah terakumulasi sampai tingkat tertentu dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan pembentukan kista vestibular.
3. Faktor bawaan: Kista vestibular juga dapat disebabkan oleh penyempitan saluran kelenjar secara bawaan, yang terletak di sisi dalam labia minora dekat selaput dara, dan ketika terlalu banyak sekresi, saluran kelenjar akan tersumbat, yang menyebabkan kista vestibular.
Ada banyak penyebab kambuhnya kista vestibular, dan disarankan agar pasien mencari pertolongan medis tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebab penyakit dan mengobatinya secara agresif.