Demam dan kejang demam tidak jarang terjadi dan sering terlihat pada anak-anak berusia antara setengah dan tiga tahun yang relatif ‘kuat’. Penting bagi orang tua untuk tetap tenang selama kejang demam dan tidak menggunakan metode yang salah kaprah seperti mencubit, mencongkel mulut, memasukkan benda-benda ke dalam mulut, atau menahan anak agar tidak gemetar. Alih-alih menolong anak, metode yang salah ini bisa menyebabkan cedera lain seperti trauma, kerusakan pada gigi, memperparah kerusakan anggota tubuh anak dan bahkan menyebabkan tersedak. Penanganan yang benar: 1. Pertama-tama baringkan anak dalam posisi miring di lantai, hal ini untuk mencegah muntahan masuk ke saluran napas dan menyebabkan sesak napas; 2. Kemudian angkat kepala anak dan singkirkan benda-benda tajam seperti kacamata; 3. Longgarkan kerah dan pakaian anak, jangan biarkan dia dikekang; 4. Atur waktu anak (sangat penting, hal ini akan menjadi data penting bagi dokter untuk menilai kondisinya); kebanyakan orang tua tidak dapat melakukan hal ini karena panik; 5. Jangan biarkan anak merasa panik, karena hal ini dapat menyebabkan anak menjadi tidak nyaman dan tidak dapat beraktivitas dengan baik. Jangan menggendong anak; 6. Tunggu sampai kejang selesai sebelum menawarkan bantuan lain.