Diagnosis nyeri muskuloskeletal umum perlu dibuat sesuai dengan lokasi spesifik. Misalnya, spondilosis servikal dapat menyebabkan nyeri dan ketidaknyamanan pada leher dan bahu, atau pada tungkai atas; herniasi diskus lumbal dapat menyebabkan nyeri pada tungkai bawah dan punggung bawah; penyakit tulang metabolik seperti osteoporosis dapat menyebabkan nyeri terutama pada tulang kanselus (terutama di tulang belakang lumbal); artritis reumatoid juga dapat menyebabkan nyeri pada tulang dan sendi di seluruh tubuh. Untuk menentukan penyebab nyeri pada otot dan tulang, diperlukan kombinasi tes. Pertama, tes darah, seperti empat tes rematik, dapat dilakukan. Akhirnya, aspirasi sumsum tulang dapat dilakukan untuk melihat apakah ada kelainan myeloproliferative. Selain tes yang relevan, beberapa tanda klinis juga penting. Misalnya, apakah ada kekakuan di pagi hari dan berapa lama berlangsung, apakah ada kemerahan dan bengkak di area yang nyeri, dan apakah persendian di area yang nyeri simetris. Berdasarkan temuan klinis, dikombinasikan dengan pencitraan dan tes darah, biasanya dapat diidentifikasi penyakit spesifiknya. Kesimpulannya, nyeri tulang umum adalah deskripsi yang luas dan tidak dapat didiagnosis secara definitif. Dianjurkan untuk mencari perhatian medis untuk investigasi yang relevan sesegera mungkin untuk menghindari kesalahan penanganan.