Apa yang salah dengan jerawat di seluruh tubuh Anda?

Jerawat terjadi di pipi, dahi, rahang, dada, punggung, kulit kepala, bahu, dan area lain di mana kelenjar sebasea menghasilkan banyak sekresi. Penyebab umum termasuk kadar androgen yang tidak normal, sekresi sebum yang berlebihan, keratinisasi abnormal pada sel-sel di sekitar folikel rambut, infeksi bakteri, faktor keturunan, pola makan, lingkungan, dan psikologi.
1. Kadar androgen yang tidak normal: Biasanya ketika pria dan wanita memasuki masa pubertas, karena kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan tubuh, akan terjadi sekresi androgen yang kuat, atau karena faktor lain yang menyebabkan ketidakseimbangan kadar hormon pria dan wanita, kelenjar sebasea mensekresi secara berlebihan, yang mengakibatkan munculnya jerawat.
2. Sekresi sebum yang berlebihan: Berbagai alasan menyebabkan sekresi kelenjar sebaceous yang berlebihan dan peningkatan sekresi sebum, yang menyediakan minyak dan lingkungan anaerobik bagi mikroorganisme untuk tumbuh di kulit, dan setelah terinfeksi Propionibacterium acnes, mereka cenderung berkembang biak dan berkembang biak dalam jumlah besar, yang akan menyebabkan jerawat.
3. Keratinisasi sel perifolikular yang tidak normal: Keratinisasi sel perifolikular yang berlebihan dapat menyebabkan bukaan folikel yang lebih kecil dan lebih sempit, yang memengaruhi ekskresi sebum normal, dengan sebum berlebih dan sumbatan keratin yang terakumulasi di bukaan folikel untuk membentuk jerawat.
4. Infeksi bakteri: Propionibacterium acnes berkembang biak secara berlebihan, dan metabolitnya dapat memicu respons inflamasi, yang menyebabkan jerawat meradang.
5. Keturunan: Jerawat sering terjadi dalam keluarga.
6. Pola makan: Jerawat mudah dipicu oleh makanan yang terlalu pedas dan merangsang, makanan tinggi gula dan berminyak dalam diet.
7. Lingkungan: Paparan yang terlalu lama terhadap panas yang tinggi dan lingkungan yang berventilasi buruk, seperti dapur dan bengkel, lebih mungkin memicu jerawat.
8. Psikologis: Stres jangka panjang, gugup, cemas, dan depresi juga merupakan salah satu pemicu jerawat.
Ada banyak penyebab jerawat, dan pasien disarankan untuk menghindari pemicunya dan mendapatkan perawatan tepat waktu.