Mengapa Anda tidak bisa makan es krim?

Tidak ada yang namanya tidak makan es krim. Es krim dapat dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi tidak dalam jumlah banyak dalam jangka waktu yang lama, jika tidak maka dapat menyebabkan asupan kalori yang berlebihan, karies gigi, dan asupan asam lemak trans yang berlebihan.
Es krim termasuk makanan penutup yang umum, kalorinya tinggi, es krim yang berbeda karena rasio komposisinya yang berbeda, kandungan nutrisinya sedikit berbeda. Ambil contoh es krim kerucut, setiap 100g es krim kerucut mengandung 402 kalori, di antaranya 84,1g karbohidrat, 7,9g protein, 3,4g lemak, 145mg kalium, dan 44mg kalsium.
Konsumsi es krim sesekali dapat dengan cepat memberikan kalori pada tubuh dan menambah gula darah, sekaligus meningkatkan suasana hati.
Namun, es krim adalah makanan bergula tinggi, dan asupan yang berlebihan dapat menyebabkan asupan kalori yang berlebihan, yang dapat menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan lainnya. Pada saat yang sama, kandungan gula yang tinggi dalam es krim dapat meningkatkan risiko karies gigi.
Beberapa es krim dalam proses produksinya akan menambahkan asam lemak trans, asupan asam lemak trans yang berlebihan akan memicu hiperlipidemia, hiperkolesterolemia, dan penyakit Alzheimer serta penyakit lainnya seperti kejadian meningkat.
Oleh karena itu, es krim hanya boleh dikonsumsi sesekali saja, dan konsumsi dalam jangka panjang dalam jumlah besar tidak dianjurkan untuk menghindari gangguan kesehatan. Es krim tidak direkomendasikan untuk penderita diabetes.