Cara meredakan mual dan muntah setelah makan

Mual dan muntah setelah makan dapat disebabkan oleh kecemasan mental, gastritis, obstruksi pilorus, dll. Obat-obatan seperti omeprazole, domperidone, dll. atau perawatan bedah diperlukan sesuai dengan penyakit tertentu.
1. Kecemasan mental dapat meningkatkan rangsangan saraf parasimpatis, menyebabkan disfungsi pencernaan, yang pada gilirannya menyebabkan mual dan muntah setelah makan. Disarankan untuk memperbaiki kondisi mental dengan mendengarkan musik, berolahraga, dll. Jika perlu, konseling untuk masalah psikologis diperlukan.
2. Gastritis dapat menyebabkan penyumbatan dan pembengkakan pada mukosa lambung, sehingga menyebabkan mual, muntah, bersendawa, dan gejala lainnya. Dianjurkan untuk mengonsumsi obat yang menghambat asam lambung (misalnya omeprazole, dll.) dan meningkatkan motilitas lambung (misalnya domperidone, dll.) di bawah bimbingan dokter untuk pengobatan.
3. Tukak lambung akan menyebabkan edema dan kejang pada pilorus, yang akan memperpanjang waktu retensi isi lambung di dalam perut dan menyebabkan perut kembung, mual, muntah, dll. Jika disebabkan oleh tukak lambung, maka diperlukan obat penekan asam lambung (seperti omeprazole, dll.), dan pembedahan untuk kasus yang serius.
Dianjurkan untuk menggunakan obat di bawah bimbingan dokter dan mengikuti petunjuk dokter.