Gangguan tic biasanya tidak berlangsung seumur hidup, dan pada kasus yang lebih ringan, gangguan ini akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa bulan hingga satu tahun. Pada kasus yang lebih parah, jika ditangani dengan tepat, tic akan berangsur-angsur membaik dan biasanya tidak akan memengaruhi aktivitas sehari-hari, sehingga anak dapat menjalani kehidupan yang normal. Jika seorang anak menunjukkan gangguan motorik sederhana yang bersifat sementara, seperti berkedip berulang kali, meremas alis, dan menyenggol mulut, maka nama medis resminya adalah gangguan tic temporer, yang merupakan jenis gangguan tic yang relatif umum terjadi pada masa kanak-kanak. Pengobatannya meliputi pengobatan dan psikoterapi, dengan haloperidol, Tebretol, dan Colistin sebagai pengobatan utama untuk gejala tic, dan penambahan antidepresan jika tidak efektif. Perawatan psikologis berfokus pada meringankan tekanan psikologis anak, memungkinkan anak untuk menghadapi kesulitan, bekerja sama secara positif dengan perawatan, mengatur hidupnya secara rasional dan menghindari faktor-faktor yang dapat memperburuk tics. Karena tics lebih sering disebabkan oleh faktor psikologis, penting bagi orang tua untuk tidak memarahi atau menyiksa anak selama periode ini, dan juga tidak berulang kali mengingatkan anak untuk memperbaiki tics, karena hal ini dapat memperparah kondisi. Dianjurkan untuk mencari pertolongan medis tepat waktu dan memberikan perawatan yang wajar.