Apa yang dapat saya lakukan untuk mencegah kanker perut?

Meskipun angka kejadian dan angka kematian kanker lambung di Tiongkok telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, namun jumlah populasi yang besar di negara ini, dengan total sekitar satu juta kasus baru dan kematian setiap tahunnya, serta tingkat kelangsungan hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan kanker lainnya, secara serius mengancam kesehatan dan keselamatan negara. Perkembangan kanker lambung merupakan proses evolusi multi-faktorial dan multi-langkah yang kompleks. Faktor-faktor tersebut meliputi infeksi H. pylori, faktor genetik, faktor lingkungan dan faktor manusia. Insiden infeksi H. pylori biasanya lebih dari enam kali lebih tinggi daripada populasi umum, dan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan infeksi H. pylori sebagai karsinogen Grup 1 untuk kanker lambung pada manusia. Infeksi H. pylori menyebabkan gastritis superfisial, tetapi hanya beberapa pasien yang berkembang menjadi lesi prakanker seperti gastritis atrofi dan metaplasia usus, yang menyebabkan kanker lambung usus pada sekitar 1% kasus. Meskipun hanya sekitar 1% pasien yang terinfeksi HP yang mengembangkan kanker lambung, jumlah besar orang di Cina, ditambah dengan tingginya prevalensi infeksi H. pylori, berarti bahwa untuk mencegah kanker lambung, kita dapat memprioritaskan pemberantasan pasien yang terinfeksi H. pylori yang bergejala; dan kita perlu menyelesaikan pengobatan pemberantasan sebelum mukosa lambung berhenti berkembang atau metaplasia usus, sehingga pasien dengan metaplasia usus tidak kembali saat H. pylori diberantas (mis. mereka tidak dapat dikembalikan ke gastritis atrofi, gastritis non-atrofi, mukosa lambung, dll.). mukosa lambung, dll.). Meskipun H. pylori merupakan inisiator penting dari lesi prakanker, namun ini bukan satu-satunya faktor penyebab kanker lambung. Ada faktor yang tidak dapat dihindari seperti faktor genetik dan lingkungan yang sulit dihindari. Namun, “faktor manusia” ada di tangan kita. 1. Ubah kebiasaan buruk, cobalah untuk mengurangi begadang, berolahraga lebih banyak, dan tingkatkan kekebalan tubuh kita; 2. Kembangkan kebiasaan makan yang baik, kurangi daging, kurangi garam, kurangi alkohol, kurangi merokok, jauhi acar dan produk yang diasap serta sisa makanan, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, dan cobalah untuk memiliki “makanan segar dan makanan yang bersih”. 3. Lakukan pemeriksaan fisik secara teratur untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan. Khususnya untuk orang yang berusia di atas 40 tahun, gastroskopi harus ditambahkan ke dalam pemeriksaan fisik tahunan.