Apa perbedaan antara pheochromocytoma dan paraganglioma

  Pheochromocytomas: Tumor yang timbul dari kromofor di medula adrenal, yang mensintesis, menyimpan dan mengkatabolisme katekolamin dan menyebabkan gejala akibat pelepasan katekolamin.  Paraganglioma: Tumor yang berasal dari sel chromaffin ekstra-adrenal, baik simpatik (abdomen, pelvis, toraks) maupun parasimpatik (kepala dan leher). Yang pertama cenderung memiliki aktivitas hormon katekolamin fungsional, sedangkan yang kedua jarang menghasilkan katekolamin berlebih.  Pada tahun 2004, klasifikasi WHO untuk tumor endokrin mendefinisikan pheochromocytomas sebagai tumor kromofor penghasil katekolamin yang berasal dari medula adrenal, yaitu paraganglioma intra-adrenal, dan tumor yang berasal dari ganglion simpatis dan parasimpatis sebagai paraganglioma ekstra-adrenal. Konsensus saat ini adalah bahwa pheochromocytomas merujuk secara khusus pada pheochromocytomas adrenal, sedangkan konsep tradisional pheochromocytomas ekstra-adrenal atau ektopik secara kolektif disebut sebagai paragangliomas.