Fosfor adalah zat berbahaya yang menyebabkan peningkatan beban pada ginjal, dan mengendalikan jumlah fosfor dalam makanan dapat memperlambat perkembangan gagal ginjal. Pasien dengan penyakit ginjal harus menjalani diet terbatas fosfor tidak lebih dari 800mg per hari, dan kami telah membuat daftar cara untuk melakukannya dan daftar makanan di edisi sebelumnya. Dalam edisi ini, kita akan membahas elemen penting lainnya dalam tubuh, yaitu kalium. Mengapa penting untuk membatasi asupan kalium pada gagal ginjal kronis? Kalium menjaga mobilitas saraf dan otot, dan terlibat dalam mempertahankan pola detak jantung yang normal. Namun, fungsi ginjal yang melemah dapat menyebabkan akumulasi kalium dalam darah, kelumpuhan otot, detak jantung yang lambat, penghentian detak jantung, dan gejala-gejala lainnya, sehingga sangat penting untuk mengontrol cara mengontrol asupan kalium. Bagaimana cara melakukan diet rendah kalium? Cara untuk mengurangi kalium dalam masakan antara lain: (1) Rendam sayuran berdaun hijau dalam air dalam jumlah besar selama lebih dari setengah jam, kemudian tuangkan airnya dan masukkan ke dalam air mendidih dalam jumlah besar hingga gosong; (2) Sayuran umbi-umbian yang memiliki kandungan kalium yang tinggi seperti kentang, dll., sebaiknya dikupas, diiris tipis-tipis, dan direbus setelah direndam di dalam air; (3) Disarankan untuk lebih banyak makan sup melon musim dingin, misalnya melon musim dingin, loofah, dan sebagainya, karena mengandung kadar kalium yang lebih rendah daripada sup sayuran berdaun hijau, dan sup yang terbuat dari sayuran tersebut mengandung kalium; (4) Produk pengganti garam dan produk pengganti garam yang dijual di pasaran juga tersedia, jadi penting untuk mengurangi asupan kalium. (4) Produk pengganti garam dan kecap asin bebas garam yang dijual di pasaran mengandung kalium yang tinggi dan tidak boleh digunakan secara berlebihan. Makanan apa saja yang tinggi kalium? Apa saja makanan rendah kalium?