Pasien yang menderita gangguan orientasi grafis pasti juga telah atau akan mengalami demensia. Penyakit Alzheimer, umumnya dikenal sebagai demensia, adalah suatu kondisi yang tidak ingin dilihat oleh anak manapun yang terjadi pada orang tuanya. Ada banyak hal yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah penyakit Alzheimer. Bagikan tips dan kebiasaan berikut ini kepada orang tua Anda untuk mencegah Alzheimer. Mengonsumsi banyak sayuran, minyak nabati, dan makanan lain yang mengandung asam lemak tak jenuh dalam diet harian Anda dapat mengurangi risiko terkena progeria (penyakit Alzheimer). Penting untuk menjaga interaksi antarmanusia dan menghindari periode depresi yang berkepanjangan dan perkembangan melankolis, karena depresi juga merupakan faktor risiko demensia pada orang tua. Para ahli percaya bahwa lansia harus tetap aktif dan lebih banyak menggunakan otak mereka, seperti membaca lebih banyak buku, mempelajari hal-hal baru, atau bahkan berbicara dengan teman, bermain mahyong atau catur, yang semuanya dapat menstimulasi kekuatan otak dan vitalitas sel saraf. Perawatan umum: ciptakan lingkungan yang tenang, nyaman dan aman; perhatikan pola makan, berikan makanan tinggi protein, tinggi kalori, tinggi vitamin, rendah gula, rendah lemak, dengan makanan yang ringan, mudah dicerna dan bergizi; perawatan keamanan, cegah terjatuh, luka, bermain api, tersedak dan lainnya di luar; perawatan kehidupan dasar, bantu dalam menjaga kebersihan diri; berpartisipasi dalam kegiatan kerja dan rekreasi serta terapi perilaku. Diet harus sesuai dengan selera pasien, memastikan nutrisi yang kaya dan bervariasi untuk meningkatkan nafsu makan, tetapi harus menghindari situasi di mana pasien makan dan makan lagi karena pelupa, makan berlebihan atau tidak aktif makan. Makanan seperti jamur, telur, kedelai, jamur, ubi, dan teripang, semuanya efektif dalam mencegah dan mengobati progeria.