Gangguan orientasi grafis adalah gejala khas penyakit Alzheimer, modifikasi pola makan yang efektif dapat meringankan gejala penyakit Alzheimer. 1, kacang tanah memiliki efek anti-penuaan yang jelas, makan lebih banyak dapat menunda penurunan fungsi otak, menghambat adhesi trombosit, mencegah trombosis, mengurangi kolesterol, mencegah aterosklerosis. 2, orang kedelai menyebut kedelai sebagai susu Cina. Kacang kedelai kaya akan minyak, fosfolipid dan lebih dari dua puluh jenis vitamin dan elemen. Terutama lesitin yang terkandung dalam kedelai dapat melepaskan asetilkolin setelah memasuki otak manusia. Dan asetilkolin dapat meningkatkan transmisi informasi antar sel saraf, yang dapat memperbaiki gejala pasien Alzheimer. 3, millet millet kaya akan vitamin B1, vitamin B2 dan banyak triptofan dan asam glutamat. Vitamin dan asam amino ini bermanfaat bagi kesehatan otak. Oleh karena itu, para lansia biasanya bisa makan lebih banyak millet. 4, bawang merah dan bawang putih Bawang merah mengandung faktor koagulasi anti trombosit, yang dapat mengencerkan darah dan meningkatkan sirkulasi darah di otak. Orang-orang yang mempelajari bawang putih menemukan bahwa selama bawang putih dan sedikit vitamin B1 digabungkan, akan menghasilkan sejenis zat yang disebut “bawang putih amina”. Zat ini sangat bermanfaat bagi otak. 5, bayam Bayam kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2 dan nutrisi lainnya. Oleh karena itu, bayam adalah salah satu pemasok terbaik untuk metabolisme sel otak. Bayam juga mengandung sejumlah besar zat antioksidan, yang memiliki efek menghilangkan beberapa zat berbahaya dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, konsumsi bayam secara teratur membantu mengurangi gejala kehilangan memori pada lansia.