Setelah ditemukannya gusi nekrotik harus tepat waktu ke rumah sakit biasa, di bawah bimbingan dokter profesional untuk mengangkat jaringan gusi nekrotik, dan kemudian perawatan obat atau perawatan bedah, seperti penggunaan antibiotik sefalosporin dan nitroimidazol, dan sebagainya. Nekrosis gingiva terutama disebabkan oleh radang gusi akut dan kronis, gejalanya adalah gusi berdarah, kemerahan, bengkak, panas dan nyeri, serta resesi gusi, dll. Keadaan ini terutama terjadi bila daya tahan tubuh pasien relatif buruk, gizi buruk atau kelelahan. Oleh karena itu, ketika ada nekrosis pada gusi, harus tepat waktu ke rumah sakit biasa untuk perawatan, di bawah bimbingan dokter profesional untuk mengangkat jaringan nekrotik gusi, dan kemudian menggunakan larutan hidrogen peroksida 3% untuk menyeka sisa-sisa trauma, yang dapat menghambat reproduksi bakteri anaerob, dan kemudian menggunakan garam untuk membilas trauma, tetapi juga penggunaan antibiotik sefalosporin dan nitroimidazol untuk mengendalikan peradangan. Selain itu, pasien harus memperhatikan rongga mulut harus dibersihkan dan dirawat dengan baik, melakukan penyikatan pagi dan sore hari, berkumur setelah makan, penggunaan sikat gigi yang lembut untuk membersihkan mulut, untuk mengembangkan kebiasaan yang baik, untuk menghindari eksaserbasi gejala.