Apakah kebiasaan buruk ‘membunuh’ tulang belakang leher anak-anak?

  Anak-anak harus waspada terhadap pusing dan sakit kepala yang sering terjadi. Anak-anak sekolah dasar sering tertekan oleh pelajaran mereka dan menghabiskan waktu yang lama untuk membaca dan menulis, yang menyebabkan kelelahan otot-otot di antara leher. Postur ambulatori yang buruk dan membawa tas sekolah yang berat setiap hari juga dapat menyebabkan oedema inflamasi di ruang intervertebralis servikal, yang pada kasus yang parah dapat menyebabkan herniasi diskus servikal.  Spondilosis servikal dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti nyeri leher dan bahu, mati rasa di lengan atas, pusing, sakit kepala, tidur gelisah, hilang ingatan, tinitus, sakit perut, mudah mabuk perjalanan, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi di kelas, dan bahkan vertigo serta mual dan muntah. Gejala-gejala ini tidak unik untuk spondylosis serviks dan dapat menyebabkan kesalahan diagnosis, misalnya, anak-anak sering didiagnosis dengan “epilepsi”, “migrain” dan “kesehatan yang buruk”. Penting untuk dicatat, bahwa banyak anak dengan spondilosis servikal tidak mengalami nyeri yang signifikan di antara leher mereka, tetapi sering mengalami sakit kepala dan pusing, jika tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan neurologis di rumah sakit umum. Orang tua harus waspada terhadap kemungkinan bahwa anak mereka menderita spondilosis servikal dan, jika perlu, pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan segera.  Anak-anak dengan spondilosis servikal umumnya memiliki gejala ringan yang dapat diredakan dengan memperbaiki postur belajar mereka dan beristirahat. Melalui pemijatan dan perawatan lainnya, spondilosis servikal pada anak-anak umumnya dapat disembuhkan dan tidak ada efek samping setelahnya.  Lakukan latihan rehabilitasi untuk menghilangkan rasa lelah Sekarang ini adalah liburan musim panas, anak-anak sebagian besar kecanduan berselancar di internet dan menonton TV, yang dapat dengan mudah menyebabkan ketegangan pada otot leher, yang menyebabkan ketidakstabilan serviks dan spondylosis serviks. Para orang tua disarankan untuk membawa anak-anak mereka melakukan latihan rehabilitasi serviks untuk meredakan kelelahan leher dan untuk mencegah spondilosis serviks pada anak-anak yang tidak sakit.  Postur dasar: kaki terpisah dan selebar bahu, lengan menggantung secara alami, seluruh tubuh rileks, mata sejajar, bahkan bernapas, berdiri dan duduk keduanya memungkinkan.  1.Melihat kembali ke bulan: putar kepala Anda ke kiri dan kanan masing-masing sampai Anda tidak dapat memutar, dan tinggal selama sekitar 6 detik, untuk duduk dan berlatih, untuk merasa sakit dan bengkak, sekali sehari, 5 ~ 10 menit setiap kali.  2.Kepala singa emas berayun: kepala terlebih dahulu maju dan kemudian mundur (sebelum dan sesudah meregangkan derajat terbesar), cobalah untuk meregangkan dan memanjangkan ke depan saat melempar ke depan, 30 kali sebagai kelompok.  3.Rotasi bahu dan relaksasi leher: letakkan kedua tangan di kedua sisi tubuh, telapak tangan menghadap ke dalam, bahu rileks, kedua lengan berputar 30 kali dari belakang ke depan dan kemudian 30 kali dari depan ke belakang.  4.Pergulatan leher dan leher: tekan tangan Anda ke paha bagian dalam, jaga agar kaki Anda tetap diam dan putar tubuh bagian atas Anda ke kanan saat kepala Anda diputar ke kiri; putar tubuh bagian atas Anda ke kiri saat kepala Anda diputar ke kanan. Sekali sehari, selama 5 menit setiap kali.  5.Traksi serviks: silangkan jari-jari kedua tangan dan pegang bagian belakang area oksipital, paksa kepala ke belakang dan hadapkan tangan dengannya. Pada saat yang sama, tarik ke atas dengan paksa, setiap traksi berlangsung selama 9 detik, sekali sehari.  6.Melihat bulan: putar kepala ke kiri dan miringkan kembali sekuat yang Anda bisa, melihat ke kiri selama 5 detik; kemudian putar ke kanan dan lihat ke kanan selama 5 detik.  Sang ibu tidak boleh membiarkan anaknya membaca atau mengerjakan pekerjaan rumah dalam waktu yang lama, dan harus memperbaiki postur tubuh yang buruk dan mendorong anaknya untuk mengembangkan kebiasaan hidup dan belajar yang baik. Ingatkan anak Anda untuk mengangkat kepala dan meregangkan tubuh mereka ketika mereka telah menulis selama setengah jam. Jangan biarkan anak Anda berbaring di tempat tidur sambil membaca atau menonton TV, dan larang mereka menonton TV atau bermain komputer dalam jangka waktu yang lama.  Latihan fisik adalah cara yang baik untuk mencegah spondilosis servikal. Anda harus mengawasi olahraga anak Anda, seperti berenang, push-up, lompat tali dan handstand, terutama handstand, yang dapat merelaksasi vertebra servikalis yang telah lama dikerahkan ke bawah dalam waktu yang lama ke arah yang berlawanan, sehingga sendi-sendi dan ligamen vertebra servikalis dapat rileks dan mendapatkan istirahat yang cukup. Latihan harus aman dan mencegah ketegangan otot.