Cara mengobati atrofi otot tulang belakang

Atrofi otot tulang belakang umumnya dapat diatasi dengan terapi suportif, pengobatan, dan pengendalian komplikasi. 1. Terapi suportif: Atrofi otot tulang belakang memengaruhi sistem pernapasan pasien, sehingga sistem pernapasan harus dirawat dengan baik untuk mempertahankan ventilasi normal. Sementara itu, pasien atrofi otot tulang belakang yang tidak bisa makan dapat dipertimbangkan untuk diberi makan melalui selang nasogastrik untuk memastikan asupan nutrisi yang cukup dan mengurangi risiko aspirasi. 2. Pengobatan: Asam valproat oral dapat diminum untuk meningkatkan fungsi motorik, atau injeksi natrium nasonexantoin intratekal dapat memperbaiki gejala. Asam valproat dapat menyebabkan dispepsia, kram saluran cerna, perubahan siklus menstruasi, dll. Asam valproat dikontraindikasikan pada wanita hamil dan dalam kasus gangguan hati yang signifikan. Natrium nocinasone dapat menyebabkan meningitis, hidrosefalus lalu lintas dan reaksi merugikan serius lainnya, alergi terhadap nocinasone dilarang. 3. Pencegahan dan pengobatan komplikasi: pasien atrofi otot tulang belakang terbaring di tempat tidur untuk waktu yang lama pada tahap akhir, sehingga mereka harus benar-benar dicegah dari masuk angin, gastroenteritis, dan komplikasi lainnya. Pasien dengan atrofi otot tulang belakang memiliki kekebalan tubuh yang rendah, yang dapat menyebabkan prognosis yang buruk atau bahkan membahayakan nyawa pasien jika tidak dicegah tepat waktu. Atrofi otot tulang belakang, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin, secara aktif bekerja sama dengan perawatan dokter, jangan mengobati sendiri, untuk menghindari penundaan kondisi.