Perawatan mandiri untuk pasien yang menjalani pengurangan janin

  Dengan meluasnya penggunaan obat pemacu ovulasi dan pengembangan teknik reproduksi berbantuan, tingkat kehamilan telah meningkat pesat. Namun demikian, kehamilan kembar juga telah menjadi komplikasi yang umum dan besar, yang menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan ibu dan bayi. Bagaimana pasien yang menjalani perawatan pengurangan kehamilan multipel dapat merawat diri mereka sendiri?  Yang pertama adalah untuk memahami risiko kehamilan kembar bagi diri sendiri dan janin, dan untuk memperjelas bahwa pengurangan janin bermanfaat bagi diri sendiri dan janin. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah bertanya kepada dokter Anda tentang metode dan proses pengecilan janin, dan berkonsultasi dengan pasien yang telah berhasil melakukan pengecilan janin. Teknik reduksi sekarang sudah sangat canggih. Hilangkan ketegangan, kecemasan dan ketakutan, kurangi tekanan psikologis, dan secara aktif bekerja sama dengan perawatan dokter.  Bersiaplah untuk pembedahan, selesaikan tes laboratorium yang diperlukan, pahami sepenuhnya keperluan, risiko dan kemungkinan komplikasi prosedur, serta tanda tangani informed consent untuk pembedahan.  Bekerjasama secara aktif dengan dokter selama operasi dan jelaskan kepada dokter jika Anda merasa tidak sehat.  4.Perawatan diri pasca operasi 1.Istirahat di tempat tidur selama 2-3 hari, minimalkan aktivitas; 2.Makan makanan berkalori tinggi, tinggi protein, kaya vitamin, jaga agar buang air besar tetap lancar; 3.Pengobatan pengawetan janin dan pengobatan antibiotik seperti yang diresepkan oleh dokter; 4.Mengawasi dengan seksama pendarahan vagina, jika terjadi pendarahan vagina, perhatikan jumlah pendarahan, lamanya pendarahan, warna darah, adanya gumpalan darah dan keluarnya jaringan, dan segera laporkan ke dokter; 5.Perubahan pendarahan vagina jika terjadi pendarahan vagina dalam jumlah kecil. Jika ada sedikit perdarahan vagina, ganti pembalut perineum tepat waktu dan cuci perineum dua kali sehari untuk mencegah infeksi; 6. amati nyeri perut, jika ada nyeri perut yang jelas hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan; 7. perhatikan istirahat, hindari kerja fisik yang berat dan larang hubungan seksual untuk menghindari penyebab persalinan prematur; 8. lakukan USG untuk memeriksa apakah reduksi berhasil 3 hari dan seminggu setelah reduksi; 9. lakukan pemeriksaan antenatal secara teratur dan ulangi USG secara teratur untuk mengamati janin yang tertahan 10. Pada usia kehamilan 16 minggu, pemeriksaan ultrasonografi harus dilakukan untuk memantau perkembangan serviks dan kelonggaran bukaan internal, dan jika perlu, harus dilakukan cerclage serviks untuk mencegah keguguran dan persalinan prematur.