Spondilosis servikal adalah serangkaian sindrom klinis yang disebabkan oleh hiperplasia tulang belakang servikal, cedera, herniasi diskus servikal dan faktor-faktor lain yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam keseimbangan internal dan eksternal tulang belakang, yang mengakibatkan tekanan pada akar saraf servikal, sumsum tulang belakang, saraf simpatis atau arteri vertebralis, menyebabkan nyeri pada leher, bahu, kepala, dada, tungkai atas dan disfungsi lainnya. Spondilosis servikal adalah penyakit yang umum dan sering terjadi di antara orang paruh baya dan lanjut usia. Degenerasi tulang belakang leher merupakan faktor intrinsik dalam perkembangan spondilosis serviks, dan pekerjaan kepala rendah jangka panjang atau tidur di atas bantal yang terlalu tinggi merupakan faktor pencetus penting untuk spondilosis serviks. Intervensi perilaku seperti gerakan serviks yang tepat dan postur tidur terlentang yang rendah bermanfaat untuk pencegahan dan pengobatan spondilosis serviks. 1, aktivitas serviks yang sesuai: di bawah relaksasi, lakukan aksi badak melihat bulan yang perlahan-lahan membiarkan kepala berputar sejauh mungkin, seperti pertama-tama perlahan-lahan putar kepala ke kiri atas, dan kemudian putar kepala ke kanan atas, dapat diulang 2-4 kali. Anda bisa merasakan sedikit nyeri di leher dan tulang belikat bagian atas selama 1-3 menit setiap kali, 4-8 kali sehari. Ketika bekerja dengan kepala menunduk atau menonton komputer atau TV, Anda bisa melakukan gerakan bulan badak selama 1-2 menit setiap setengah jam. 2, terlentang tanpa bantal atau bantal rendah: posisi tidur sejauh mungkin menggunakan posisi terlentang tanpa bantal atau bantal rendah. Bantal harus menggunakan bahan yang lembut, seukuran telapak tangan Anda, bantalan di leher, jangan bantal bantalan di bantal. Metode di atas, ketekunan, kegigihan, pencegahan dan pengobatan spondylosis serviks akan efektif.