Tes apa yang dapat membantu memastikan diagnosis aneurisma aorta abdominalis?

Yang pertama adalah USG Doppler warna, yang bersifat non-invasif, sederhana dan mudah dilakukan, dan dapat memahami dengan jelas morfologi aorta serta aliran darah, dan dapat mendeteksi apakah ada aneurisma atau tidak. Kedua, pemeriksaan CT, CT yang disempurnakan dapat dengan jelas mendiagnosis apakah ada aneurisma atau tidak, dan CT angiografi (CTA) adalah metode yang paling akurat dan dapat diandalkan untuk mendiagnosis aneurisma aorta perut, serta dapat memahami bentuk, ukuran dan lokasi aneurisma. Selain CT, MRI juga dapat memastikan diagnosis. Arteriografi juga dapat dilakukan, tetapi ini bukan tes rutin karena dapat merusak tubuh, dan biasanya digunakan untuk pengobatan endovaskular. Satu hal tambahan adalah bahwa sebagian besar pasien aneurisma memiliki aterosklerosis, yang merupakan penyakit sistemik yang memengaruhi pembuluh darah jantung, otak, ginjal, paru-paru, dan organ-organ lainnya. Oleh karena itu, pasien aneurisma mungkin juga memiliki penyakit lain seperti penyakit jantung koroner, sklerosis pembuluh darah otak, dan infark otak. Dalam pemeriksaan aneurisma dan persiapan pra operasi, perlu memperhatikan pemeriksaan dan evaluasi organ penting di bagian tubuh lainnya, seperti kondisi jantung, elektrokardiogram dan ekokardiogram untuk memahami fungsi jantung dan apakah ada iskemia miokard di jantung, dan otak untuk memahami tingkat arteriosklerosis pembuluh darah otak, dll. Hal ini untuk penanganan aneurisma lebih lanjut. Semua ini untuk meletakkan dasar yang aman untuk pengobatan aneurisma lebih lanjut.