Refleks cahaya pupil mengacu ke penyusutan pupil apabila terkena cahaya, termasuk refleks cahaya langsung dan refleks cahaya tidak langsung. Refleks cahaya langsung berarti ketika cahaya menyinari satu pupil, maka kedua pupil akan menyusut sebagai respons; refleks cahaya tidak langsung berarti ketika cahaya menyinari satu pupil, maka pupil yang lain juga akan menyusut. Pengamatan klinis refleks cahaya pupil sangat membantu dalam mendiagnosis penyakit ini. 1. Ketika salah satu sisi retina atau saraf optik mengalami lesi dan penglihatan menjadi gelap, pupil yang terkena akan membesar, dan tidak ada refleks cahaya langsung ke mata yang terkena, serta tidak ada refleks cahaya ke mata yang sehat. Kondisi ini disebut penyempitan pupil yang gelap. 2. Pelebaran pupil, tetapi refleks cahaya langsung dan tidak langsung masih ada, dan disertai dengan ptosis ringan, depresi bola mata, kemerahan pada wajah, dll., dapat dilihat pada sindrom kelumpuhan simpatis serviks. 3. Misalnya, dilatasi pupil unilateral, hilangnya refleks cahaya, disertai fiksasi bola mata dan ptosis, dapat dilihat pada hernia sulkus lobus temporalis. Refleks pupil terhadap cahaya untuk mata dan penyakit intrakranial memiliki signifikansi diagnostik yang baik, jika tidak normal, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu.