Berbicara tentang perawatan bedah spondilosis serviks tulang belakang

  Spondilosis serviks spinalis adalah ancaman serius dan terus-menerus terhadap kehidupan dan kesehatan manusia. Satu-satunya pilihan untuk menyingkirkan sumsum tulang belakang yang rusak akibat kompresi mekanis adalah pembedahan. Namun demikian, pembedahan pada tulang belakang servikal berisiko dan sulit, dan merupakan ujian besar bagi pasien dan dokter bedah.  Dalam dekade terakhir, tingkat operasi tulang belakang di Tiongkok telah membuat kemajuan dan perkembangan yang luar biasa. Pembedahan tulang belakang servikal telah berubah dari “tidak dapat dipahami” dan “penuh duri” di masa lalu menjadi matang secara teknis saat ini. Namun demikian, tingkat bahaya yang ditimbulkan oleh spondilosis servikal telah meningkat seiring dengan maraknya transportasi. Salah satu pasien tersebut pernah dirawat karena herniasi diskus serviks yang sangat besar dengan kompresi sumsum tulang belakang, yang didiagnosis tiga bulan yang lalu, dan dianjurkan untuk menjalani pembedahan. Pasien menolak operasi karena takut akan risikonya. Tiga bulan kemudian, sebuah peristiwa kebetulan, pengereman mendadak pada mobil yang ditumpanginya, menyebabkan pasien mengalami paraplegia. Pada titik ini, pasien harus menjalani operasi. Sekali lagi, hasil pembedahan sangat bervariasi karena waktu operasi. Rehabilitasi fungsi sumsum tulang belakang setelah paraplegia, dalam arti tertentu, adalah masalah “perencanaan, tetapi tidak berhasil”. Mengapa kita harus menyerah untuk bertanggung jawab atas nasib kita sendiri?  Bukan sumsum tulang belakang yang menakutkan, melainkan ketidakmampuan atau ketakutan untuk menerima perawatan yang tepat.