Dapatkah bayi berusia 20 bulan makan daun bawang?

Bayi berusia 20 bulan dapat makan daun bawang, yang mengandung minyak atsiri aromatik nabati yang dapat meningkatkan nafsu makan. Selain itu, daun bawang juga mengandung serat kasar, yang secara efektif dapat meningkatkan motilitas gastrointestinal dan membantu pencernaan bayi Anda. Selain itu, daun bawang mengandung sulfida, yang memiliki beberapa sifat antiseptik dan anti-inflamasi dan dapat membantu menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Namun, disarankan agar bayi makan daun bawang secukupnya, tidak lebih dari 10g per hari, karena mengandung lebih banyak serat dan mengonsumsi terlalu banyak dapat dengan mudah menyebabkan kembung. Dan ketika memberikan daun bawang kepada bayi berusia 20 bulan, berhati-hatilah untuk mencuci dan memasaknya hingga benar-benar matang, karena saat ini fungsi pencernaan dan pencernaan bayi belum sempurna dan rentan terhadap gangguan pencernaan, kembung dan sakit perut. Selain itu, dari sudut pandang pengobatan Tiongkok, daun bawang adalah makanan panas. Jika bayi Anda yang berusia 20 bulan memiliki gejala api atau hiperaktif, tidak disarankan untuk makan daun bawang, karena hal ini dapat memperburuk ketidaknyamanan bayi.