Apa yang umumnya dianggap sebagai “pilek atau flu” sebenarnya bukanlah sinusitis kronis, melainkan apa yang kita lihat secara klinis sebagai “rinitis akut” jika penyakit ini sembuh dalam 2-3 minggu dengan intervensi farmakologis. Pedoman Eropa untuk pengelolaan sinusitis kronis dan polip hidung (EPOS 2012) dengan jelas menyatakan bahwa gejala utama sinusitis kronis adalah hidung tersumbat yang bergantian atau terus-menerus, keluarnya cairan mukopurulen, sakit kepala, kehilangan penciuman atau bahkan kehilangan penciuman, dan bahwa durasi penyakit ini lebih dari 12 minggu. Pada kasus yang parah, dapat disertai dengan otitis media, faringitis, bronkitis, dan penyakit lainnya. Sinusitis kronis dapat dibagi menjadi dua kategori dengan atau tanpa polip hidung. Dengan demikian, kita memiliki pemahaman awal tentang sinusitis kronis, yaitu “pilek atau flu” yang menetap dan memiliki gejala hidung yang lebih parah daripada flu biasa, mudah diperumit oleh penyakit lain pada saluran pernapasan bagian atas dan bawah, dan tidak mudah dikembalikan ke kondisi kesehatan yang normal tanpa pengobatan yang tepat dari dokter. Jadi, jika Anda didiagnosis menderita sinusitis kronis, apa cara terbaik untuk mengobatinya? Pertama, diagnosis dini dan pemberian obat secara dini. Setelah serangan sinus terdeteksi, penting untuk mencari nasihat medis dan menggunakan obat yang tepat di bawah bimbingan dokter. Semprotan hidung glukokortikoid saat ini aman dan efektif, dan memiliki perbaikan yang signifikan pada gejala sinusitis, dan merupakan obat pilihan klinis. Jika gejala membaik, obat dapat dikurangi sesuai kebijaksanaan Anda, dan selama remisi gejala, sesuaikan penerapan pengobatan Cina, pembilasan hidung dan cara terapeutik lainnya untuk memperkuat modal dan sepenuhnya menyembuhkan episode sinusitis tersebut. Kedua, pertimbangkan untuk melakukan pembedahan jika pengobatan tidak efektif. Dokter spesialis di rumah sakit biasa sangat ketat dan profesional dalam memahami indikasi pembedahan. Evaluasi pra operasi meliputi anamnesis, keteraturan minum obat, endoskopi hidung, pemeriksaan CT, dll. Hanya jika indikasi untuk operasi telah terpenuhi, maka pasien akan disarankan untuk menjalani operasi. Tentu saja, pembedahan adalah pengobatan yang lebih disukai untuk sinusitis kronis dengan polip hidung. Selain itu, komunikasi pra-bedah yang baik sangat penting, karena pasien sering kali memiliki banyak kekhawatiran tentang pembedahan: apakah pembedahan dapat sepenuhnya menyembuhkan rinitis, apakah mereka harus bergantung pada obat setelah pembedahan, dan apakah polip hidung akan kambuh lagi? Dokter harus membuat pasien memahami bahwa pembedahan adalah pengobatan yang penting untuk polip hidung dan sinusitis kronis, tetapi pengobatan tambahan masih diperlukan untuk meringankan gejala dengan lebih baik, mencegah kekambuhan, dan mencapai tujuan klinis yang diinginkan. Tindak lanjut pasca operasi yang teratur dan penggunaan obat yang rasional harus dilakukan dengan hati-hati di bawah bimbingan dokter agar sinusitis dapat disembuhkan, kualitas hidup meningkat dan kesehatan benar-benar pulih. Ketiga, pencegahan adalah andalan utama kebugaran fisik. Banyak pasien menganggap ini sebagai penyakit ringan dan tidak menganggapnya serius, lalai mengobatinya, tetapi seringkali masalah kecil ini dapat berubah menjadi serangan besar sinusitis kronis, bronkitis, pneumonia, dan penyakit lainnya. Penting untuk memperkuat tubuh Anda, menjaga tubuh tetap hangat dan dingin, dan menjaga hidung Anda sebagai garis pertahanan pertama untuk sistem pernapasan Anda untuk mencegah serangan sinusitis berulang dan menyembuhkan sinusitis kronis sampai ke akarnya.