Insiden sinusitis kronis sangat tinggi dan jumlah kasusnya meningkat setiap tahun karena polusi udara. Perawatan yang paling umum dan efektif untuk pasien yang tidak tertangani dengan baik dengan pengobatan adalah pembukaan sinus endoskopik “fungsional”, yang bertujuan untuk membangun kembali ventilasi dan drainase sinus melalui lubang alamiahnya. Namun, sulit untuk mencapai pembukaan sinus yang benar-benar ‘fungsional’ dengan pendekatan bedah saat ini, dan kerusakan pada mukosa saluran drainase sinus, pembentukan jaringan parut pasca operasi, perdarahan yang tidak terkendali dan cedera bedah yang berasal dari medis masih tidak dapat dihindari. Pelebaran balon sinus melibatkan penyisipan balon kecil dan fleksibel ke dalam saluran sinus di bawah panduan endoskopi hidung. Pelebaran balon digunakan untuk mengembalikan saluran yang meradang atau tersumbat ke ukuran aslinya atau sedikit lebih besar, sehingga udara dapat masuk ke dalam sinus dengan lancar dan membersihkan rongga sinus dengan larutan garam untuk tujuan terapeutik. Penelitian telah menunjukkan bahwa prosedur ini berhasil memperlebar bukaan sinus pada semua pasien tanpa menyebabkan komplikasi atau efek samping. CT scan sebelum dan sesudah operasi serta pemeriksaan endoskopi telah mengkonfirmasi keamanan teknik ini. Keuntungan pelebaran balon sinus: 1. Minimal invasif: prosedur ini tidak memerlukan pengangkatan jaringan apa pun dan tidak terlalu merusak jaringan; perdarahan intraoperatif lebih sedikit dan rasa sakit serta bengkak pasca operasi lebih sedikit. 2. Efektif: Data klinis menunjukkan bahwa 97% sinus yang tersumbat dapat berhasil dibuka dengan teknik ini. 90% dari pasien yang diuji merasa bahwa perawatan ini efektif dan ada perbaikan yang signifikan pada gejala-gejala mereka. 3. Aman: Keuntungan dari teknik baru ini adalah hasil yang baik dapat dicapai tanpa komplikasi. 4. Tidak terlalu menyakitkan dan pemulihan lebih cepat: Dibandingkan dengan operasi sinus biasa, perawatan ini dapat sangat mengurangi rasa sakit pasien. Beberapa pasien dapat melanjutkan aktivitas normal dalam waktu 24 jam setelah operasi.