Ada banyak penyebab kembung pada lansia. Pertimbangkan gangguan pencernaan seperti gastritis, tukak lambung, radang usus, dan gangguan pencernaan yang dapat menyebabkan kembung. Sembelit, asites dan massa intra-abdomen juga dapat menyebabkan kembung. Jika kembung disertai dengan gejala, seperti bersendawa, kemungkinan besar terjadi gangguan pencernaan bagian atas, seperti tukak lambung, gastritis, prolaps lambung, obstruksi pilorus, kolesistitis kronis, dll. Jika kembung disertai dengan seringnya buang air besar, kemungkinan besar terjadi gangguan pencernaan bagian bawah, seperti sembelit dan distensi kolon. Kembung yang disertai muntah dapat disebabkan oleh kondisi obstruksi saluran cerna bagian atas, seperti obstruksi pilorus. Kembung yang disertai nyeri perut total atau nyeri perut yang tidak kunjung sembuh dapat disebabkan oleh peritonitis atau obstruksi usus. Selain itu, dispepsia fungsional dan konstipasi adalah penyebab umum pada orang tua, karena berkurangnya olahraga, aktivitas metabolisme yang lebih lambat dan pencernaan yang melemah dapat dengan mudah menyebabkan makanan dan udara terperangkap di dalam perut dan usus, yang mengakibatkan perut kembung dan nyeri. Kembung dan nyeri perut seperti ini memiliki karakteristik yang dapat berkurang atau hilang setelah buang air besar atau kelelahan. Kembung perut yang berulang memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut untuk menemukan penyebab kembung dan penanganan lebih lanjut.