Apa saja metode pencegahan untuk posisi telentang lateral yang dipaksakan?

Posisi lateral paksa: Pasien dengan radang selaput dada cenderung berbaring pada sisi yang terkena, terutama untuk meredakan nyeri dada, dan pasien dengan efusi pleura yang besar cenderung berbaring pada sisi yang terkena, terutama untuk meredakan kesulitan bernapas. Pleuritis adalah peradangan pada pleura yang disebabkan oleh faktor patogen (biasanya virus atau bakteri) yang mengiritasi pleura, yang juga dikenal sebagai “costochondritis”. Kondisi ini dapat disertai dengan akumulasi cairan dalam rongga pleura (radang selaput dada eksudatif) atau tanpa akumulasi cairan (radang selaput dada kering). Setelah peradangan terkendali, pleura dapat kembali normal, atau dua lapisan pleura dapat menempel satu sama lain. Manifestasi klinis utamanya adalah nyeri dada, batuk, sesak dada, sesak napas, dan bahkan sesak napas. Jadi, apa saja metode pencegahan untuk rekumbensi lateral paksa? Berikut ini adalah pengantar metode pencegahan dari paksaan berbaring miring. 1 . Berdiri dan tarik napas jongkok dan buang napas: berdiri di tanah, angkat kedua lengan ke samping sambil menarik napas dalam-dalam, lalu silangkan kedua lengan ke arah dada dan jongkokkan tubuh sambil menghembuskan napas dalam-dalam. Dua kali sehari, 20-30 pukulan setiap kali. Dengan cara ini, berdiri dan jongkok dapat meningkatkan kekuatan diafragma dan memungkinkan penyerapan awal sekresi inflamasi dari rongga pleura. 2, dada terlentang: terlentang di tempat tidur, kedua tangan di sisi tubuh, kepala dan kaki tidak bergerak, dada ke atas sejauh mungkin, naik setelah beberapa detik untuk berhenti dan kemudian jatuh, jadi berulang kali, dua kali sehari, 20-30 kali setiap kali. Ini akan memperkuat dada dan punggung bawah serta mencegah perlekatan pleura. 3 . Pegang kepala Anda dan berbalik: berdiri di tempat dengan udara segar, pegang bagian belakang kepala Anda dengan kedua tangan dan berbaliklah dari kecil ke besar, 20-30 kali di setiap sisi, ini dapat membuat dada mengembang dan gerakan menguat. 4, pijat dada: duduk, berdiri, berbaring bisa, melepas pakaian luar, akan menjadi dua tangan saling menggosok panas, dengan dua tangan dengan lembut memijat kedua sisi dada dan ketiak, sampai panas lokal, 2-3 kali sehari, setiap kali 5-10 menit. Kenakan pakaian tepat waktu setelah dipijat untuk mencegah masuk angin dan penyakit lainnya. 5, latihan ekspansi dada: berdiri di tanah, kepala tegak, dada ke atas, dua sisi lengan rata, sejauh mungkin getaran lengan ke belakang, dan kemudian pemulihan, setiap ekspansi 20-30 dada, dua kali sehari.