Tidak ada data spesifik yang mendukung bahwa anemia akan kembali normal dalam beberapa hari setelah transfusi darah, sehingga belum dapat dipastikan.
Tujuan transfusi darah terutama adalah untuk meningkatkan volume darah, memperbaiki sirkulasi, mengisi kembali sel darah merah dan hemoglobin, dan memperbaiki gejala anemia. Waktu yang tepat untuk anemia kembali normal setelah transfusi darah perlu diputuskan berdasarkan jumlah darah yang ditransfusikan, waktu pemulihan, dan kondisi fisik pasien, sehingga tidak dapat dipastikan berapa lama waktu yang diperlukan untuk kembali normal setelah transfusi darah.
Disarankan agar pasien anemia diberikan diet tinggi protein, tinggi kalori, tinggi zat besi dan tinggi vitamin, dan pada saat yang sama juga diatur penyebab anemia. Untuk pasien dengan anemia yang disebabkan oleh anemia defisiensi besi dan defisiensi vitamin asam folat, mereka harus fokus pada konsumsi hati, daging sapi, dan sayuran hijau.
Dianjurkan agar pasien dengan anemia pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebab anemia dan mengikuti saran dokter untuk mengajarkan pengobatan agar tidak terjadi penundaan.