Bagaimana mencegah spondylosis serviks dan berbicara tentang postur hidup normal

  Meningkatnya laju kehidupan membuat orang menderita, naik turun tangga, mengemudi ke dan dari tempat kerja, dan sibuk di depan komputer, semuanya menyulitkan tulang belakang leher untuk beristirahat. Semakin banyak orang yang merasakan leher kaku dan lurus dan suka memiringkan kepala ke belakang. Spesialis tulang belakang mengingatkan Anda bahwa ketika Anda merasakan hal ini, spondilosis serviks hampir menemukan Anda.  Spondilosis servikal, juga dikenal sebagai sindrom tulang belakang servikal, adalah serangkaian perubahan patologis degeneratif, terutama pada tulang belakang dan cakram intervertebralis leher. Insidennya berhubungan dengan usia dan meningkat seiring dengan bertambahnya usia, tetapi usia onset spondilosis serviks menjadi semakin muda karena meningkatnya tekanan kerja dan memburuknya kebiasaan gaya hidup. Akibatnya, pencegahan spondilosis serviks telah menjadi prioritas kesehatan yang penting.  Bagaimana spondilosis servikal dapat dicegah? Mulailah dengan “postur hidup yang benar” berikut ini: 1. Postur berdiri yang benar Berjalan di jalan, kita akan melihat berbagai macam postur berdiri, ada yang membungkuk, ada yang menunduk, dan ada pula yang bersandar pada pagar dan memelintir tubuh mereka. Postur berdiri yang benar harus: terselip, bahu sedikit ke belakang, tangan sedikit terlipat, menggantung alami, rahang sedikit tertutup, mata sejajar, pinggang belakang dikencangkan, panggul ke atas, kaki kencang, lutut mengepal, dari samping, telinga, bahu, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki harus berada dalam garis vertikal. Mempertahankan postur berdiri yang benar, dalam kesehatan sangatlah penting.  2, postur berjalan yang benar Saat berjalan, ingatlah poin utama berdiri, tangan sedikit dilempar ke belakang Anda. Jepit kedua kaki Anda dan cobalah berjalan dengan kaki Anda dalam garis lurus. Berjalanlah dengan tumit Anda di tanah terlebih dahulu dan kaki Anda di tanah setelahnya, dan dengan sedikit putaran pinggul yang berirama. Postur berjalan yang benar harus didasarkan pada postur berdiri yang benar. Berlatih postur berjalan, hidup sehat, penting untuk dipatuhi.  3, postur duduk yang benar Banyak pekerja kerah putih duduk di depan komputer sepanjang hari, bungkuk, pinggang, kepala ke bawah, membuat tulang belakang leher di bawah tekanan yang sangat besar, dalam jangka panjang, akan mempercepat penuaan tulang belakang leher. Postur duduk yang benar pertama-tama harus dekat dengan jarak meja kerja, penyesuaian ketinggian kursi ke keadaan yang sesuai, pinggang lurus, kedua bahu ke belakang, celah kerja harus sering dibuat untuk mengangkat aksi bahu, setiap 5-10 menit mencoba untuk beristirahat sejenak, kondisinya bisa sedikit miring ke desktop, dapat mengurangi akhir kelelahan duduk. Pinggul bersentuhan penuh dengan permukaan kursi, dan sandaran kursi sering digunakan untuk bersandar pada punggung.