1. Duduk dengan postur yang benar: sedapat mungkin mempertahankan posisi duduk yang alami, sesuaikan ketinggian meja dan kursi, hindari kepala dan leher yang berlebihan ke belakang atau condong ke depan, fleksi ke depan, sehingga kepala, leher, bahu, dan dada mempertahankan kelengkungan fisiologis yang normal. Jangan berbaring atau setengah berbaring dan setengah bersandar untuk membaca atau menonton TV. 2.Mengaktifkan leher Anda: Anda harus bekerja selama sekitar 30 menit dan membiarkan kepala dan leher Anda berputar beberapa kali, dengan lembut dan perlahan, untuk mencapai rentang gerak maksimum ke segala arah. 60 menit kemudian, Anda harus bangun dan berjalan-jalan. 3.Gaya tidur: Bantal tidak boleh terlalu tinggi, terlalu keras atau terlalu rendah saat tidur. Bantal: bagian tengah harus sedikit cekung, leher harus bersentuhan penuh dengan bantal dan dijaga agar sedikit ke belakang, tidak tergantung. Bagi mereka yang terbiasa berbaring miring, bantal harus setinggi bahu. 4.Hindari cedera: Hindari dan kurangi cedera tulang belakang leher akut, seperti menghindari olahraga berat, mengangkat benda berat, pengereman darurat, dll. 5.Cegah dingin dan kelembaban: Jangan meniupkan kipas angin atau AC di kepala dan leher. Kenakan syal atau jumper turtleneck dalam cuaca dingin untuk mencegah leher merasakan angin dan dingin. 6.Mencegah infeksi: Secara aktif mengobati infeksi leher dan penyakit leher lainnya. 7.Akupresur: Setelah duduk dalam waktu yang lama, gunakan jari-jari Anda untuk menekan Fengchi, Dazhi, Shujing, Tianzong, dan titik akupuntur lainnya masing-masing selama 1-2 menit. 8.Menguleni otot serviks: letakkan tangan kiri (kanan) di belakang leher, letakkan ibu jari di sisi lateral leher di sisi yang sama dan empat jari yang tersisa di sisi berlawanan dari otot serviks, satukan kedua tangan, angkat otot serviks ke atas dan kemudian rileks, dan uleni di sepanjang titik Fengchi ke bawah hingga titik Dazhi 20-30 kali.