Menggigit kuku pada anak-anak biasanya disebabkan oleh kekurangan mikronutrien, terutama seng, zat besi, dan kalsium, tetapi bisa juga karena masalah perilaku.
Menggigit kuku pada anak-anak adalah perilaku yang sangat umum yang dapat disebabkan oleh kekurangan mikronutrien. Studi klinis telah menunjukkan bahwa kekurangan seng, zat besi, kalsium, dan elemen jejak lainnya lebih sering terjadi. Orang tua dapat membawa anak-anak mereka ke rumah sakit untuk pemeriksaan elemen jejak guna mengklarifikasi jenis elemen jejak yang kurang dan tingkat kekurangannya, dan kemudian memberikan suplemen yang tepat sasaran.
Jika sudah jelas bahwa anak menggigit kuku karena kekurangan trace element tertentu, Anda dapat menggunakan obat yang sesuai untuk melengkapi pengobatan, tetapi umumnya direkomendasikan melalui terapi diet untuk memperbaiki kekurangan trace element. Misalnya, makan lebih banyak ikan laut dalam untuk menambah seng; makan lebih banyak daging, ikan, udang untuk menambah kalsium; makan lebih banyak hati hewan dan daging tanpa lemak untuk menambah zat besi, semua terapi harus mengikuti petunjuk dokter, agar tidak menimbulkan efek samping.