Apakah pilek dan demam pada anak merupakan infeksi virus atau infeksi bakteri di musim semi, biasanya perlu ditentukan melalui gejala klinis, tes darah rutin, atau kultur darah. 1. Infeksi virus: Demam setelah infeksi virus biasanya ringan, dan dapat sembuh sendiri dalam waktu sekitar 3-5 hari. Selain demam, dapat disertai dengan gejala seperti batuk dan pilek, di mana pileknya sebagian besar jernih. Tes darah: sel darah putih normal atau menurun, limfosit meningkat, dan protein C-reaktif umumnya pada tingkat normal. 2. Infeksi bakteri: demam setelah infeksi bakteri umumnya merupakan gejala yang lebih serius, suhu tubuh dapat meningkat dalam waktu singkat, dan terdapat gejala seperti nyeri anggota tubuh, sakit kepala, menggigil, pilek, dan lain-lain, dimana pilek sebagian besar adalah nanah. Pemeriksaan rutin darah sel darah putih, limfosit, protein C-reaktif dapat meningkat, kultur darah dapat mendeteksi bakteri patogen. Oleh karena itu, pada musim semi, anak-anak yang menderita pilek dan demam, baik infeksi virus maupun bakteri, harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan perawatan.