Penelitian telah menunjukkan bahwa suntikan kortikosteroid intra-artikular dapat meredakan rasa sakit bagi pasien osteoartritis lutut, tetapi berapa lama rasa sakit itu bertahan? Osteoartritis lutut adalah kondisi kronis dan solusi jangka panjang sangat dibutuhkan. Kortikosteroid memang memberikan solusi jangka pendek untuk mengatasi rasa nyeri, tetapi tidak direkomendasikan untuk penggunaan rutin. Hepper dan dokter lain di Departemen Ortopedi di Washington University School of Medicine di St Louis, Missouri, AS, yang melakukan tinjauan sistematis terhadap suntikan kortikosteroid intra-artikular pada pasien artritis. Tujuannya adalah untuk melihat kemanjuran suntikan kortikosteroid untuk meredakan nyeri pada pasien artritis dan durasi pereda nyeri, serta pilihan kortikosteroid mana yang lebih baik untuk meredakan nyeri. Mereka meninjau kembali literatur dalam jumlah besar dan menemukan lima makalah yang membandingkan suntikan kortikosteroid bersama dengan plasebo dan empat makalah yang membandingkan pereda nyeri dengan berbagai jenis suntikan kortikosteroid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghilangkan rasa sakit, kortikosteroid secara signifikan lebih baik daripada plasebo dan ada perbedaan yang signifikan dalam menghilangkan rasa sakit pada minggu pertama. Dua dari empat makalah menunjukkan bahwa triamsinolon lebih efektif daripada kortikosteroid lainnya dalam menghilangkan rasa sakit. Kesimpulan: Suntikan kortikosteroid intra-artikular mengurangi rasa sakit pada pasien artritis dan berlangsung setidaknya selama 1 minggu, tetapi suntikan kortikosteroid intra-artikular hanya merupakan pengobatan jangka pendek.